Topikseru.com, Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menyoroti sejumlah persoalan di sektor pendidikan di Tanjungbalai. Terutama terkait kondisi sarana dan prasarana Sekolah yang masih banyak mengalami kerusakan. Termasuk kekurangan guru atau tenaga pendidik.
Hal itu dikatakan Mahyaruddin saat membuka Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kota Tanjungbalai Tahun 2026 di aula Dinas Pendidikan, Sabtu (2/5/2026).
Dalam sambutannya, Mahyaruddin mengatakan, sejumlah persoalan di sektor pendidikan di Tanjungbalai. Terutama terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah yang masih banyak mengalami kerusakan.
Berdasarkan data pemerintah daerah, terdapat 249 ruang kelas atau sekitar 33,65 persen dalam kondisi rusak. Selain itu, 19 ruang kepala sekolah dan 18 ruang guru juga mengalami kerusakan.
“Perbaikan terus dilakukan, termasuk revitalisasi ruang kelas, laboratorium, dan perpustakaan,” kata dia.
Tak hanya itu, Mahyaruddin juga mengungkapkan kekurangan tenaga pendidik masih menjadi tantangan. Hal ini terjadi karena dalam tiga tahun terakhir tidak ada pembukaan formasi CPNS untuk guru.
Pemerintah Kota Tanjungbalai, lanjut dia, berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk melalui penguatan sarana digitalisasi pembelajaran.
Ia menambahkan, peningkatan sektor pendidikan turut berkontribusi terhadap kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tanjungbalai dari 75,95 menjadi 76,70.
Sementara itu, Mahyaruddin menilai, kegiatan OSN menjadi sarana penting untuk mendorong semangat belajar siswa sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis melalui kompetisi yang sehat.
“Ajang ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi bagaimana siswa mampu mengasah kemampuan dan memperluas wawasan,” ujar Mahyaruddin.
OSN tingkat kota ini mempertandingkan tiga bidang, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Setiap sekolah, kata dia, mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk mengikuti lomba tersebut.
Mahyaruddin juga menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Dinas Pendidikan, serta Ganesha Operation yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan.
Menutup sambutannya, Mahyaruddin berpesan kepada para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama mengikuti lomba.
Dipublikasikan 03 Mei 2026 09:37 • Update 03 Mei 2026 09:37












