Topikseru.com, Jakarta – Kebijakan pencairan tunjangan profesi guru (TPG) yang kini dilakukan setiap bulan disebut membawa dampak positif bagi kesejahteraan tenaga pendidik. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menilai skema baru ini membuat guru lebih fokus dalam menjalankan tugas mengajar.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan percepatan penyaluran TPG bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi bentuk penghargaan terhadap dedikasi guru.
“Bagi kami, tunjangan guru bukan sekadar angka dalam anggaran, tetapi bentuk apresiasi atas dedikasi para guru yang setiap hari hadir mendidik generasi bangsa,” ujar Mu’ti dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).
Dia menambahkan, kepastian pencairan setiap bulan diharapkan membuat guru lebih tenang secara finansial sehingga dapat memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi siswa.
Dampak Nyata di Lapangan
Kebijakan ini dirasakan langsung oleh para guru di SDN Cipayung 01 Ciputat. Salah satunya Eros Rosidah, guru yang telah mengabdi selama delapan tahun.
Sebagai guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Eros mengaku TPG memberikan dampak signifikan, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga untuk siswa.
“Dengan TPG, kami bisa membantu murid yang membutuhkan perlengkapan sekolah seperti buku, sepatu, hingga tas,” katanya.
Menurut Eros, tunjangan tersebut juga menjadi tabungan sekaligus bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Guru Senior: Lebih Mudah Atur Keuangan
Hal serupa disampaikan Syamsuddin, guru senior yang telah mengajar sejak 1999. Ia menilai perubahan sistem pencairan dari tiga bulanan menjadi bulanan membuat pengelolaan keuangan lebih stabil.
“Sekarang lebih lancar karena diterima setiap bulan. Sangat membantu untuk kebutuhan keluarga maupun pengembangan diri,” ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa dana TPG digunakan untuk menunjang kualitas pengajaran, seperti membeli perangkat pembelajaran hingga melanjutkan pendidikan.
Dorong Kualitas Pendidikan Nasional
Kebijakan pencairan TPG secara bulanan dinilai tidak hanya berdampak pada kesejahteraan guru, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Dengan kondisi finansial yang lebih stabil, guru memiliki ruang lebih besar untuk:
- Fokus pada proses belajar mengajar
- Meningkatkan kompetensi diri
- Memberikan perhatian lebih kepada siswa
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik.

















