Topikseru.com, Jakarta – Pada perdagangan Selasa (19/5/2026) harga emas spot diperdagangkan di level US$ 4.543,39 per troi ons pukul 14.42 WIB, turun 0,51% dibandingkan penutupan sesi kemarin.
Di mana harga emas spot hari ini di pasar global berbalik arah turun di tengah pasar memantau perkembangan gencatan senjata perang AS-Iran.
Sementara, harga emas spot hari ini memangkas sebagian besar kenaikan yang terjadi pada sesi Senin.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin, bahwa ia telah memberi wewenang untuk melakukan serangan baru terhadap Iran pada mingu ini.
Tetapi, mereka menunda serangan tersebut setelah tiga sekutu di Teluk Persia meminta lebih banyak waktu untuk menegosiasikan kesepakatan nuklir.
Trump mengatakan para pemimpin Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, memintanya untuk menunda.
Karena mereka yakin dapat mencapai kesepakatan dengan Iran, yang akan memuaskan AS.
Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan proposal yang disampaikan Iran melalui mediator Pakistan pada Minggu, tidak menunjukkan peningkatan yang berarti.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS berfluktuasi di dekat level tertinggi lebih dari satu tahun, karena harga energi yang masih tinggi, terus memicu kekhawatiran inflasi. Hal itu mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Di samping itu, nilai tukar dollar AS menguat, menyebabkan emas menjadi lebih mahal bagi banyak pembeli.
Harga emas telah diperdagangkan di kisaran sempit sejak jatuh tajam pada awal perang, karena kekhawatiran inflasi meredam kemungkinan pelonggaran moneter.
Harga emas telah turun hampir 14% sejak konflik meletus akhir Februari lalu.
Menurut Vasu Menon, ahli strategi di Oversea-Chinese Banking Corp., fleksibilitas terkait situasi di Timur Tengah serta harga minyak dan imbal hasil obligasi, mungkin masih akan menekan harga emas dalam jangka pendek.
“Kami tetap melihat emas sebagai lindung nilai yang berguna terhadap ketidakpastian global, mengingat perubahan politik dan ekonomi yang signifikan secara global,”
“Yang tampaknya akan semain cepat dalam beberapa tahun mendatang,” ujarnya mengutip Bloomberg, hari ini.
Harga Emas Spot Tercatat Stabil Bertengger di Level US$ 4.565,40 Per Ons Troi Pagi Ini

Sebelumnya, emas sempat menyentuh level terendah sejak 30 Maret pada sesi perdagangan sebelumnya.
Pada perdagangan Selasa (19/5/2026) harga emas dunia bergerak stabil setelah dolar Amerika Serikat (AS) melemah.
Dan Harga Minyak Mentah turun menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan terhadap Iran.
Langkah tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi dan kemungkinan suku bunga tinggi berkepanjangan.
Mengutip Reuters, harga emas spot tercatat stabil di level US$ 4.565,40 per ons troi pada pukul 01.03 GMT.
Sebelumnya, emas sempat menyentuh level terendah sejak 30 Maret pada sesi perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni naik 0,2% menjadi US$ 4.567,90 per ons troi.
Pelemahan dolar AS turut menopang harga emas karena membuat logam mulia tersebut menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Sentimen pasar membaik setelah Trump pada Senin (18/5) menyatakan menunda rencana serangan terhadap Iran demi memberi ruang negosiasi untuk mengakhiri konflik AS-Israel dengan Iran.
Keputusan itu diambil setelah Teheran mengirim proposal perdamaian baru ke Washington.
Di sisi lain, harga minyak mentah turun lebih dari 2% pada perdagangan Asia karena pasar berharap negosiasi dapat mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Harga minyak yang tinggi sebelumnya memicu kekhawatiran inflasi global.
Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.
Dari sisi kebijakan moneter, Kevin Warsh dijadwalkan resmi dilantik sebagai Ketua Federal Reserve pada Jumat mendatang oleh Presiden Trump.
Warsh akan memimpin bank sentral AS di tengah tekanan inflasi yang meningkat, kondisi yang dinilai dapat menyulitkan upaya pemangkasan suku bunga yang diinginkan Trump.
Sementara itu, Ghana meminta perusahaan tambang emas skala besar menjual 30% produksi tahunan mereka kepada bank sentral sebagai bagian dari strategi peningkatan cadangan devisa. Angka tersebut naik dari sebelumnya 20%.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot turun 0,3% menjadi US$ 77,58 per ons troi.
Harga platinum melemah 0,2% ke level US$ 1.976,15, sedangkan paladium turun 0,6% menjadi US$ 1.409,75 per ons troi.












