Ekonomi dan Bisnis

Mata Uang Asia di Perdagangan Jumat (29/5/2026) Stabil: Rupiah dan Won Korea Melemah

×

Mata Uang Asia di Perdagangan Jumat (29/5/2026) Stabil: Rupiah dan Won Korea Melemah

Sebarkan artikel ini
Rupiah
Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat cenderung stabil pada perdagangan Jumat (29/5/2026) pagi. Namun, rupiah Indonesia dan won Korea Selatan tercatat mengalami pelemahan paling besar di kawasan.

Topikseru.com, Jakarta – Pergerakan Mata Uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat cenderung stabil pada perdagangan Jumat (29/5/2026) pagi.

Namun, rupiah Indonesia dan won Korea Selatan tercatat mengalami pelemahan paling besar di kawasan.

Melansir Reuters pukul 02.14 GMT, rupiah berada di level Rp 17.860 per dolar AS, melemah 0,48% dibanding posisi sebelumnya di Rp 17.775 per dolar AS.

Sementara itu, won Korea Selatan turun 0,44% ke level 1.501,3 per dolar AS dari sebelumnya 1.494,7 per dolar AS.

Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia lainnya justru mencatat penguatan tipis terhadap dolar AS.

Dolar Taiwan menguat 0,27% ke level 31,344 per dolar AS, sedangkan ringgit Malaysia naik 0,25% menjadi 3,965 per dolar AS.

Yuan China juga menguat 0,06% ke posisi 6,771 per dolar AS. Baht Thailand naik 0,08% menjadi 32,56 per dolar AS dan peso Filipina menguat 0,07% ke level 61,422 per dolar AS.

Sementara itu, dolar Singapura melemah tipis 0,06% menjadi 1,276 per dolar AS. Yen Jepang relatif stabil di level 159,28 per dolar AS, sedangkan rupee India bergerak datar di posisi 95,69 per dolar AS.

Secara year to date (YTD) atau sejak awal 2026, rupiah menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia.

Rupiah telah melemah sekitar 6,66% dibanding posisi akhir 2025 di level Rp 16.670 per dolar AS.

Rupee India juga melemah tajam sekitar 6,08% sepanjang tahun ini, disusul peso Filipina yang turun 4,27% dan won Korea Selatan yang melemah 4,12%.

Sebaliknya, beberapa mata uang Asia masih mencatat penguatan terhadap dolar AS sepanjang 2026.

Yuan China menguat sekitar 3,20%, ringgit Malaysia naik 2,30%, dan dolar Singapura menguat 0,73%. Sementara itu, yen Jepang tercatat melemah 1,65% sejak awal tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *