Topikseru.com, Jakarta – Sejumlah konglomerat ikut mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto pada kunjungan kenegaraan ke Prancis. Ini kali ketiga Presiden menghadiri Forum CEO Indonesia-Prancis Presiden Emmanuel Macron.
Adapun deretan pengusaha dan pimpinan perusahaan yang ikut lawatan bersama Presiden antara lain, Anindya Bakrie, James Riady, Garibaldi ‘Boy’ Thohir, Tony Wenas dan Rosan Roeslani.
Kunjungan tersebut sekaligus meluncurkan secara resmi dewan bisnis France-Indonesia High Level Business Council (FI-HLBC). Hal itu merupakan kolaborasi antara MEDEF International (MEDEF-I) dan Kadin.
“Dewan bisnis yang dibentuk oleh Kadin Indonesia bersama MEDEF International tersebut akan menjadi wadah untuk memperkuat perdagangan, memfasilitasi investasi, serta mengidentifikasi peluang kerja sama ekonomi jangka panjang di berbagai sektor prioritas,” mengutip akun sosial media Instagram Prabowo Subianto, Jumat (29/5/2026).
Dengan target peningkatan perdagangan bilateral hingga tiga kali lipat pada tahun 2035, Dewan Bisnis FI-HLBC akan mendorong realisasi nota kesepahaman dan kerja sama secara optimal, sekaligus memperkuat koridor ekonomi Indonesia-Prancis.
Sementara, mengutip akun sosial media Anindya Bakrie, kunjungan kenegaraan ini diharapkan makin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis.
“Hubungan Indonesia-Prancis, menurut Presiden Prabowo, dalam fase terbaiknya saat ini,” kata Anin.
Menurutnya, kedua negara juga memiliki kesamaan sikap di berbagai forum Internasional. Juga telah bekerjasama di berbagai bidang dari pertahanan, sains dan teknologi, sampai pendidikan.
“Dengan itu ke depan kita harapkan akan semakin konkret kerjasama di berbagai bidang yang sudah disepakati. Juga akan semakin meningkatkan perdagangan dan investasi diharapkan akan tumbuh pesat. Namun tidak hanya sekadar tumbuh tetapi juga membuka banyak lapangan kerja dan meningkatkan kualitas SDM, yang akan membawa kemajuan dan kesejahteraan,” tuturnya.
Prancis Selalu Berani Ambil Sikap
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026) malam WIB. Dalam keterangan pers selepas upacara penyambutan resmi kenegaraan, Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan Macron.
“Pertama-tama saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, penghargaan yang setinggi-tingginya, atas penerimaan yang begitu besar, yang begitu baik, penuh kehormatan untuk saya dan delegasi saya,” ujarnya.
Prabowo lantas mengungkapkan kalau sepanjang tahun ini sudah berkunjung sebanyak tiga kali ke Prancis. Tahun lalu, Indonesia mendapat kehormatan besar diundang untuk bisa mengikuti defile dalam rangkaian Hari Kebangsaan Republik Prancis yang diperingati setiap tanggal 14 Juli.
“Ini saya kira kehormatan sangat besar. Mungkin kita negara Asia pertama yang defile di benua Eropa,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, kepala negara menilai hubungan Indonesia dan Prancis sekarang berada di level yang terbaik. Untuk itu, Prabowo berterima kasih dan menyampaikan hormat atas kepemimpinan Macron.
“Kepemimpinan Presiden Macron di dunia internasional terasa bahwa Presiden Macron, Republik Prancis selalu berani mengambil sikap yang positif, sikap yang tegas sesuai dengan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Republik Prancis. Dalam beberapa hal Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, ” ujar Prabowo.
Sambutan Kenegaraan
Sebelum tiba di Istana Élysée, Prabowo tiba di Les Invalides, Paris, pada Kamis (28/5/2026) pukul 15.30 waktu setempat. Kedatangan Prabowo berlangsung dalam suasana khidmat dengan sambutan kenegaraan dari Pemerintah Prancis.
Mengutip siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah, Prabowo tampak mengenakan setelan jas abu-abu yang dipadukan dengan peci hitam. Setibanya di lokasi, ia langsung disambut oleh Perdana Menteri Prancis Yang Mulia Sébastien Lecornu.
Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise.
Usai prosesi lagu kebangsaan, Prabowo memperkenalkan delegasi Indonesia yang turut mendampingi dalam kunjungan tersebut. Delegasi tersebut terdiri atas putra Prabowo, Didit Hediprasetyo, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar.
Setelah pengenalan delegasi, Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara.
Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Prabowo bertolak menuju Istana Élysée dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis.












