Ekonomi dan Bisnis

Bursa Saham Asia Pasifik Menguat Dipicu Harapan Kesepakatan AS-Iran

×

Bursa Saham Asia Pasifik Menguat Dipicu Harapan Kesepakatan AS-Iran

Sebarkan artikel ini
Bursa saham Asia Pasifik
Bursa saham Asia Pasifik dibuka menguat mengikuti penguatan Wall Street semalam. Seiring meningkatnya harapan tercapainya solusi diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang turut menekan harga minyak.

Topikseru.com,  Jakarta – Pada perdagangan Rabu (16/4/2026) Bursa saham Asia Pasifik dibuka menguat mengikuti penguatan Wall Street semalam.

Seiring meningkatnya harapan tercapainya solusi diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang turut menekan harga minyak.

Baca Juga  IHSG Turun 39,80 Poin ke Level 8.530,46 Berlawanan Arah dengan Bursa Asia Pagi Ini

Seorang pejabat Gedung Putih menyebut putaran kedua negosiasi antara Washington dan Teheran tengah dibahas, meski belum ada jadwal resmi.

Presiden Donald Trump juga menyatakan bahwa pihak Iran menunjukkan keinginan kuat untuk mencapai kesepakatan.

Baca Juga  Bursa Asia Bergerak Bervariasi: Indeks Nikkei 225 Jepang Melonjak Lebih dari 1% dan Cetak Rekor Tertinggi

Penurunan harga minyak menjadi sentimen positif bagi pasar. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 0,32% ke US$ 90,69 per barel, sementara Brent Crude melemah 0,28% ke US$ 94,52 per barel.

Indeks Asia Kompak Menguat

Mengutip data CNBC, mayoritas indeks saham di kawasan Asia mencatat kenaikan signifikan: Indeks Kospi Korea Selatan melonjak hampir 3% dan Kosdaq naik 1,65%.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,72% dan Topix naik 0,87%. Sedangkan, S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,42%.

Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Index berada di level 26.145, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.872,32.

Wall Street Jadi Penopang Sentimen

Dari AS, indeks utama Wall Street juga mencatat penguatan solid. S&P 500 naik 1,18%, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di 7.002,28.

Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 1,96% dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,66% atau 317,74 poin.

Meski demikian, kontrak berjangka indeks AS terpantau sedikit melemah pada perdagangan awal, mencerminkan sikap hati-hati investor setelah reli signifikan.

Sentimen Pasar Masih Bergantung Negosiasi

Optimisme pasar saat ini sangat bergantung pada perkembangan negosiasi AS-Iran. Harapan de-eskalasi konflik menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan pasar saham sekaligus menekan harga energi.

Jika pembicaraan berjalan positif, sentimen risk-on diperkirakan berlanjut. Namun, pasar tetap rentan terhadap volatilitas apabila terjadi hambatan dalam proses diplomasi.