Topikseru.com, Medan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memperketat perawatan sarana kereta api, terutama pada aspek kebersihan dan kenyamanan selama perjalanan.
Upaya ini diwujudkan melalui pencucian rutin rangkaian kereta yang dilakukan saat kereta berada dalam kondisi stabling atau berhenti di stasiun akhir perjalanan. Proses tersebut berlangsung di lima lokasi utama, yakni Stasiun Pulubrayan, Medan, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, dan Rantauprapat.
Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan perusahaan menyiagakan sedikitnya 49 petugas khusus untuk memastikan kebersihan sarana tetap terjaga sebelum kembali beroperasi melayani penumpang.
“Perawatan sarana, termasuk pencucian kereta, merupakan langkah fundamental untuk menjaga standar kebersihan fasilitas. Kami ingin pelanggan merasakan suasana yang bersih dan nyaman sejak pertama kali memasuki kereta,” ujar Anwar.
Fokus Kebersihan Hingga Ketersediaan Air Bersih di Toilet

Tak hanya kebersihan interior dan eksterior, KAI Sumut juga memberikan perhatian serius pada ketersediaan air bersih di toilet kereta. Untuk menunjang hal ini, Stasiun Kisaran dijadikan pusat pengisian air karena lokasinya strategis sebagai titik pertemuan jalur dari arah Tanjungbalai dan Rantauprapat.
Menurut Anwar, keberadaan pasokan air yang stabil menjadi elemen penting demi menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan.
“Petugas di Stasiun Kisaran memastikan tangki air selalu terisi penuh agar fasilitas toilet tetap berfungsi optimal selama perjalanan,” jelasnya.
Fumigasi Berkala untuk Jaga Sanitasi Sarana
Selain perawatan harian, KAI Divre I Sumut juga menjalankan proses fumigasi secara berkala setiap empat bulan sekali di sejumlah stasiun seperti Pulubrayan, Medan, Tebing Tinggi, dan Siantar.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah gangguan dari hama seperti tikus, rayap, serangga, hingga mikroorganisme yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kesehatan penumpang.
Di sisi lain, KAI juga menempatkan petugas On Train Cleaning (OTC) di dalam perjalanan untuk memastikan kebersihan gerbong tetap terjaga sepanjang operasional berlangsung.
Penumpang Diminta Ikut Menjaga Kebersihan
KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Petugas OTC nantinya akan mengumpulkan sampah secara berkala selama perjalanan berlangsung.
“Setelah mengonsumsi makanan atau minuman, kami mengajak pelanggan memasukkan sampah ke kantong yang tersedia. Petugas kami akan mengangkutnya secara berkala,” tambah Anwar.
KAI juga telah menerapkan teknologi Toilet Ramah Lingkungan (TRL) yang menggunakan bakteri pengurai sehingga limbah yang dihasilkan lebih aman terhadap lingkungan.
KAI Sumut Pastikan Kenyamanan Jadi Prioritas
Anwar menegaskan, peningkatan perawatan sarana merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Menurutnya, pengalaman perjalanan yang nyaman dan bersih menjadi bagian penting dari pelayanan transportasi publik modern.
“Komitmen KAI Divre I Sumatera Utara adalah menjaga kebersihan sarana mulai sebelum keberangkatan, selama perjalanan, hingga kereta tiba di tujuan. Kami ingin setiap perjalanan pelanggan menjadi pengalaman yang nyaman dan berkesan,” tutupnya.
Dengan langkah tersebut, KAI berharap tingkat kepuasan pelanggan terus meningkat seiring meningkatnya kualitas layanan transportasi kereta api di wilayah Sumatera Utara.













