Topikseru.com, Jakarta – Pada akhir perdagangan Rabu (1/7/2026) nilai tukar rupiah ditutup pada level Rp 17.952 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.
Di mana nilai tukar rupiah melemah 0,25% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.907 per dolar AS.
Sementara, di perdagangan Asia, seluruh mata uang kompak melemah terhadap dolar AS sore ini. Baht Thailand mencatat pelemahan terdalam yakni 0,48%.
Disusul peso Filipina yang melemah 0,47%, won Korea melemah 0,41%, rupee India melemah 0,29%, rupiah melemah 0,25%.
Ringgit Malaysia melemah 0,24%, dolar Singapura melemah 0,18%, dolar Taiwan melemah 0,12%, yuan China melemah 0,10% dan dolar Hong Kong melemah 0,01% terhadap dolar AS.
Di sisi lain, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 101,35, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 101,18.
Nilai Tukar Rupiah Dibuka di Level Rp 17.944 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah di pasar spot langsung tertekan di awal perdagangan hari ini. Rabu (1/7/2026), nilai tukar rupiah dibuka di level Rp 17.944 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,21% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.907 per dolar AS.
Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia. Hingga pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,62%.
Disusul, peso Filipina yang tertekan 0,43%. Selanjutnya ada baht Thailand tertekan 0,26% dan dolar Singapura terkoreksi 0,13%.
Lalu, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,09%. Berikutnya, yen Jepang tergelincir 0,08% dan yuan China turun 0,07%.
Diikuti, dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,005%. Sementara itu, dolar Taiwan menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik 0,07% terhadap the greenback.












