Topikseru.com, Pamplona – FC Barcelona menunjukkan mental juara saat menundukkan CA Osasuna dengan skor 2-1 dalam laga sengit di Stadion El Sadar, Minggu dini hari WIB. Kemenangan dramatis ini membawa Blaugrana semakin dekat mengunci gelar La Liga musim 2025/2026.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Barcelona mendominasi penguasaan bola, namun solidnya pertahanan tuan rumah membuat peluang dari Robert Lewandowski belum membuahkan hasil di babak pertama.
Osasuna juga sempat mengancam lewat Ante Budimir, tetapi upayanya belum mampu menembus gawang yang dijaga Joan Garcia.
Drama 10 Menit Penentuan
Memasuki babak kedua, Barcelona terus menekan. Peluang emas sempat datang dari Dani Olmo, namun masih bisa diblok lini belakang Osasuna.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-81. Lewandowski sukses memanfaatkan umpan matang dari Marcus Rashford untuk membawa Barcelona unggul 1-0.
Hanya lima menit berselang, giliran Ferran Torres menggandakan keunggulan. Berawal dari kesalahan pemain Osasuna, Fermin Lopez mengirimkan assist yang diselesaikan dengan tenang oleh Torres.
Osasuna tak tinggal diam. Pada menit ke-88, Raul Garcia memperkecil ketertinggalan lewat sundulan, membuat laga kembali menegangkan di sisa waktu.
Namun hingga peluit akhir berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Barcelona.
Klasemen & Skenario Juara
Tambahan tiga poin membuat Barcelona kokoh di puncak klasemen dengan 88 poin dari 34 pertandingan. Mereka unggul jauh, yakni 14 poin, dari Real Madrid yang berada di posisi kedua.
Dengan hanya empat laga tersisa, Barcelona berpeluang mengunci gelar lebih cepat. Syaratnya, Madrid gagal meraih kemenangan saat menghadapi RCD Espanyol pada laga berikutnya.
Jika skenario itu terjadi, Blaugrana hampir memastikan diri menjadi juara La Liga musim ini tanpa harus menunggu hingga pekan terakhir.
Momentum Menuju Gelar
Kemenangan ini menegaskan konsistensi Barcelona di fase krusial musim. Dengan kombinasi pengalaman pemain senior seperti Lewandowski dan energi muda dari Fermin Lopez, tim asuhan Blaugrana tampil solid dalam tekanan.
Kini, semua mata tertuju pada laga Real Madrid. Satu hasil imbang atau kekalahan dari rivalnya itu akan menjadi penentu pesta juara Barcelona.












