Olahraga

Lamine Yamal Samai Johan Cruyff di Laureus Awards 2026, Bintang Muda Barcelona Terus Bersinar

×

Lamine Yamal Samai Johan Cruyff di Laureus Awards 2026, Bintang Muda Barcelona Terus Bersinar

Sebarkan artikel ini
Lamine Yamal Laureus 2026
Lamine Yamal menyamai Johan Cruyff dengan dua trofi Laureus Awards

Yamal Masuk Level Legenda, Samai Cruyff di Laureus Awards

Topikseru.comLamine Yamal kembali mencetak tonggak penting dalam kariernya. Penyerang sayap FC Barcelona itu meraih penghargaan Young Sportsperson of The Year di ajang Laureus World Sports Awards 2026 yang digelar di Madrid, Senin (20/4).

Penghargaan ini membuat Yamal menyamai pencapaian legenda klub, Johan Cruyff, yang juga pernah mengoleksi dua trofi Laureus sepanjang kariernya.

Baca Juga  Lamine Yamal Gagal Sabet Ballon d'Or 2025, Presiden LaLiga Bongkar Penyebabnya

Dua Trofi di Usia 18 Tahun

Bagi Yamal, ini bukan yang pertama. Ia sebelumnya meraih penghargaan World Breakthrough Sportsperson of The Year pada 2025.

Dengan dua trofi tersebut, pemain berusia 18 tahun itu kini masuk dalam daftar elite penerima Laureus dari Barcelona – sebuah pencapaian langka untuk pemain seusianya.

Cruyff sendiri meraih Laureus pada 2006 (Lifetime Achievement) dan 2016 (Spirit of Sport), menjadikan perbandingan ini semakin relevan bagi perjalanan karier Yamal.

Masih Mengejar Rekor Lionel Messi

Meski sudah menyamai Cruyff, Yamal masih berada di belakang ikon terbesar klub, Lionel Messi.

Messi tercatat mengoleksi tiga penghargaan Laureus, termasuk dua gelar Sportsman of the Year dan satu penghargaan Team of the Year bersama timnas Argentina.

Namun, dengan usia yang masih sangat muda, peluang Yamal untuk melampaui capaian tersebut terbuka lebar.

Musim 2024/2025 Jadi Fondasi Kesuksesan

Kesuksesan Yamal di Laureus Awards 2026 tidak datang tanpa alasan. Performa gemilangnya sepanjang musim 2024/2025 menjadi faktor utama.

Dia berperan penting dalam membawa Barcelona meraih tiga gelar domestik:

  • Liga Spanyol
  • Copa del Rey
  • Piala Super Spanyol

Kontribusi tersebut menempatkannya sebagai salah satu pemain muda paling berpengaruh di Eropa saat ini.

Baca Juga  Lamine Yamal: Bocah Ajaib Barcelona Janji Menang Lebih Banyak Hingga 2031

Runner-Up Ballon d’Or Termuda Sepanjang Sejarah

Penampilan impresif Yamal juga membawanya finis di posisi kedua dalam perburuan Ballon d’Or 2025, di bawah Ousmane Dembele.

Catatan itu menjadikannya runner-up termuda sepanjang sejarah penghargaan tersebut—indikasi kuat bahwa masa depan sepak bola dunia tengah bergeser ke generasi baru.

Tak hanya itu, Yamal juga mengamankan Trofi Kopa 2025 sebagai pemain terbaik dunia di bawah usia 21 tahun, melanjutkan dominasinya setelah prestasi serupa pada 2024.

Barcelona dan Tradisi Laureus

Barcelona bukan nama baru di panggung Laureus. Klub ini memiliki sejarah panjang dalam ajang tersebut, antara lain:

  • Laureus Spirit of Sport (2007)
  • Laureus World Team of the Year (2012)
  • Laureus World Sportswoman of the Year (2024) melalui Aitana Bonmatí

Kini, Yamal menjadi simbol generasi baru yang melanjutkan tradisi prestasi global klub Catalan tersebut.

Dengan torehan ini, Lamine Yamal bukan lagi sekadar talenta muda, ia telah memasuki wilayah legenda.

Di usia 18 tahun, ia sudah berdiri sejajar dengan nama besar seperti Johan Cruyff. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah ia akan menjadi legenda, melainkan seberapa jauh ia akan melampaui mereka.