- Pelatih Timnas Jerman Julian Nagelsmann memastikan Die Mannschaft akan kembali tampil dengan kekuatan terbaik saat menghadapi Pantai Gading pada laga Grup E Piala Dunia 2026 di…
- Se tampil ganas pada laga pembuka dengan menghancurkan Curacao 7-1, Nagelsmann menegaskan tidak ada alasan besar untuk melakukan rotasi besar-besaran dalam skuadnya.
- Pelatih berusia 38 tahun itu menilai performa anak asuhnya sejauh ini sudah berada di jalur yang tepat untuk menjaga momentum di fase grup Piala Dunia 2026.
Topikseru.com – Pelatih Timnas Jerman Julian Nagelsmann memastikan Die Mannschaft akan kembali tampil dengan kekuatan terbaik saat menghadapi Pantai Gading pada laga Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, Minggu (21/6/2026) WIB.
Setelah tampil ganas pada laga pembuka dengan menghancurkan Curacao 7-1, Nagelsmann menegaskan tidak ada alasan besar untuk melakukan rotasi besar-besaran dalam skuadnya.
Pelatih berusia 38 tahun itu menilai performa anak asuhnya sejauh ini sudah berada di jalur yang tepat untuk menjaga momentum di fase grup Piala Dunia 2026.
“Kami tidak akan mengubah pendekatan secara total. Hanya ada beberapa penyesuaian untuk menghindari kesalahan dan menjaga keseimbangan saat menghadapi serangan balik,” ujar Nagelsmann dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu (20/6/2026).
Jerman Datang dengan Modal Besar
Kemenangan telak atas Curacao menjadi sinyal kuat bahwa Jerman kembali menjadi salah satu kandidat serius peraih gelar juara Piala Dunia 2026.
Ketajaman lini depan serta dominasi permainan yang diperlihatkan pada pertandingan pertama membuat kepercayaan diri skuad Der Panzer meningkat drastis jelang duel kontra Pantai Gading.
Nagelsmann menyebut persiapan timnya berjalan maksimal dalam beberapa hari terakhir. Ia puas dengan intensitas latihan dan fokus para pemain selama berada di Toronto.
Meski demikian, mantan pelatih Bayern Muenchen itu enggan meremehkan kekuatan wakil Afrika tersebut.
Pantai Gading Disebut Sulit Diprediksi
Menurut Nagelsmann, Pantai Gading merupakan salah satu tim paling sulit ditebak di turnamen ini karena kerap berganti pendekatan permainan.
“Dalam kualifikasi Piala Dunia dan Piala Afrika, mereka menggunakan banyak sistem berbeda. Jadi kami belum benar-benar tahu apa yang akan mereka tampilkan,” katanya.
Pelatih Jerman itu juga menyoroti kekuatan fisik serta kecepatan pemain Pantai Gading yang dinilai dapat menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Jerman.
“Mereka sangat kuat secara fisik dan punya kualitas duel satu lawan satu yang luar biasa. Itu bisa menjadi masalah bagi kami,” lanjutnya.
Duel Penentu di Grup E
Laga ini menjadi sangat penting bagi kedua tim dalam perebutan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Jerman berpeluang besar mengamankan langkah lebih cepat ke fase gugur apabila mampu meraih kemenangan kedua secara beruntun.
Sementara Pantai Gading diprediksi tampil habis-habisan demi menjaga peluang lolos dari Grup E yang mulai memanas.
Atmosfer Stadion BMO Field diperkirakan akan dipenuhi puluhan ribu suporter yang ingin menyaksikan duel dua tim dengan karakter permainan berbeda tersebut.
Dengan performa impresif pada laga pertama, Jerman jelas lebih diunggulkan. Namun Pantai Gading tetap memiliki potensi memberi kejutan apabila Die Mannschaft lengah sedikit saja.












