- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (21/6/2026).
- Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan…
- Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Budi Prasetyo, mengatakan kondisi atmosfer di wilayah Sumatera Utara masih mendukung terbentuknya awan hujan dengan intensitas ringan hingga…
Topikseru.com, Medan – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (21/6/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.
Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Budi Prasetyo, mengatakan kondisi atmosfer di wilayah Sumatera Utara masih mendukung terbentuknya awan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah daerah.
“Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Sumatera Utara bagian selatan, lereng timur, dan pantai timur yang dapat menyebabkan bencana seperti banjir dan longsor,” ujar Budi di Medan, Sabtu (20/6/2026).
Hujan Diprediksi Merata di Sumatera Utara
BMKG memprakirakan hujan ringan sudah mulai terjadi sejak pagi hari di wilayah Nias Selatan dan sekitarnya. Sementara memasuki sore hingga malam hari, potensi hujan diperkirakan meluas hampir merata di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Pada dini hari, hujan ringan masih berpeluang mengguyur sejumlah daerah seperti Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, hingga Nias Selatan.
Selain itu, suhu udara di Sumatera Utara diperkirakan berada di kisaran 14 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 67 sampai 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan antara 5 hingga 25 kilometer per jam.
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumut
Tak hanya cuaca darat, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Medan, Christen Ordain Novena Marpaung, menyebutkan gelombang tinggi berpotensi terjadi pada periode 21 hingga 24 Juni 2026.
Menurutnya, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6 hingga 25 knot. Sementara di wilayah selatan Indonesia, angin bergerak dengan kecepatan lebih tinggi, yakni 10 hingga 30 knot.
BMKG memprediksi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan, di antaranya:
- Perairan Timur Sumatera Utara
- Perairan Barat Kepulauan Nias
- Perairan Barat Sumatera Utara
- Perairan Kepulauan Batu
- Perairan Timur Kepulauan Nias
- Perairan Barat Kepulauan Batu
Sedangkan gelombang lebih tinggi, yakni mencapai 2,5 hingga 4 meter, diperkirakan terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.
Warga dan Nelayan Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor, bantaran sungai, maupun daerah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem.
Nelayan dan operator transportasi laut juga diminta memperhatikan perkembangan cuaca dan tinggi gelombang sebelum melaut demi menghindari risiko kecelakaan di perairan.












