Topikseru.com, Jakarta – Dalam laga kali ini sang bintang Lionel Messi menjalani babak pertama yang penuh kontras saat Argentina menghadapi Austria pada laga Grup J Piala Dunia 2026 mencetak rekor 3 kali gagal mengeksekusi pinalti ke gawang lawan.
Sang kapten La Albiceleste mencatatkan dua rekor sekaligus: satu mengukuhkan statusnya sebagai legenda terbesar Piala Dunia, sementara satu lagi menjadi catatan yang kurang mengenakkan.
Messi membawa Argentina unggul 1-0 lewat gol pada menit ke-38, tetapi sebelumnya sempat gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-7.
Rekor Emas: Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Gol ke gawang Austria menjadi gol ke-17 Lionel Messi di putaran final Piala Dunia.
Catatan tersebut membuat megabintang Argentina itu resmi melampaui rekor Miroslav Klose (16 gol) dan kini berdiri sendirian sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia.
Rekor ini semakin istimewa karena dicapai Messi dalam penampilan di enam edisi Piala Dunia, mulai dari 2006 hingga 2026.
Rekor “Yin-Yang”: Gagal Penalti di Tiga Edisi Piala Dunia
Namun sebelum mencetak sejarah, Messi terlebih dahulu mengalami momen pahit.
Pada menit ketujuh, tendangan penaltinya melebar sehingga Argentina gagal memanfaatkan hadiah penalti.
Kegagalan tersebut membuat Messi kini tercatat pernah gagal mengeksekusi penalti di tiga edisi Piala Dunia yang berbeda, yakni:
-Piala Dunia 2018 melawan Islandia.
-Piala Dunia 2022, Melawan Polandia saat gagal dari titik putih di fase grup.
-Piala Dunia 2026 melawan Austria.
Catatan itu menjadi sisi lain dari perjalanan karier Messi di Piala Dunia. Di tengah statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Ia juga menjadi salah satu pemain yang pernah mengalami kegagalan penalti di tiga edisi turnamen berbeda.
Bangkit Jadi Penentu
Meski gagal dari titik putih, Messi menunjukkan mental juara.
Pada menit ke-38, Thiago Almada dengan cerdas membiarkan umpan tarik dari sisi kiri melewati dirinya.
Bola langsung disambar Messi di depan gawang untuk membawa Argentina unggul 1-0 hingga turun minum.
Gol tersebut sekaligus menutup babak pertama dengan cara sempurna bagi sang kapten setelah sempat mengalami momen mengecewakan di awal pertandingan.
Argentina Lebih Dominan
Argentina menguasai jalannya pertandingan dengan 60 persen penguasaan bola dan mencatatkan expected goals (xG) sebesar 1,05, jauh di atas Austria yang hanya menghasilkan xG 0,24.
La Albiceleste juga melepaskan tiga tembakan, dua di antaranya mengarah tepat ke gawang, sedangkan Austria gagal menciptakan satu pun shot on target sepanjang babak pertama.
Berkat gol Messi, Argentina menutup 45 menit pertama dengan keunggulan 1-0 sekaligus membuka peluang meraih kemenangan penting di Grup J Piala Dunia 2026.












