Topikseru.com – Nama Rifaldy Fajar kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah tercantum dalam situs penyelenggara CHORUS Seoul 2026, sebuah kongres internasional yang mempertemukan dokter spesialis jantung dan ahli bedah kardiovaskular dari berbagai negara.
Sorotan terhadap nama Rifaldy muncul di tengah ramainya pembahasan mengenai dugaan polemik riset yang sebelumnya viral usai gelaran International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Denmark.
Informasi mengenai kemunculan nama Rifaldy dalam agenda Konferensi Internasional tersebut pertama kali ramai dibahas melalui unggahan akun Threads @miftahulamri pada Selasa, 26 Mei 2026.
Nama Rifaldy Fajar Tercantum di Situs CHORUS Seoul 2026
Dalam unggahannya, akun tersebut membagikan tangkapan layar dari situs resmi CHORUS Seoul yang memuat profil peserta maupun pembicara yang terlibat dalam acara tersebut.
CHORUS Seoul dikenal sebagai salah satu forum ilmiah internasional di bidang kardiologi yang mempertemukan para dokter spesialis jantung, ahli bedah jantung, peneliti, serta tenaga kesehatan dari berbagai negara.
Akun tersebut menyoroti kemunculan nama Rifaldy Fajar yang disebut terdaftar dalam agenda kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
“Sepertinya Rifaldy Fajar expected untuk mengisi acara cardiology yang akan diselenggarakan pada November 2026,” tulis akun tersebut.
Profil Cantumkan Status Medical Doctor dan Afiliasi Swedia
Perhatian warganet tidak hanya tertuju pada keikutsertaan Rifaldy dalam acara tersebut, tetapi juga pada informasi profil yang tercantum di situs penyelenggara.
Dalam unggahan yang beredar, profil Rifaldy disebut memuat keterangan sebagai medical doctor dengan afiliasi institusi di Swedia.
Informasi tersebut kemudian memicu berbagai pertanyaan dari pengguna media sosial yang meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai latar belakang akademik maupun afiliasi yang dicantumkan dalam profil peserta.
Akun yang mengunggah temuan tersebut bahkan mengajak pihak terkait untuk melakukan konfirmasi langsung kepada panitia penyelenggara guna memastikan keakuratan informasi yang ditampilkan.
Nama Prihantini Juga Tercatat dalam Daftar
Tak hanya Rifaldy, nama Prihantini juga disebut muncul dalam daftar yang beredar di media sosial.
Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan akun tersebut, Prihantini tercantum dengan afiliasi Institut Teknologi Bandung (ITB).
Keterangan itu kemudian memunculkan diskusi di kalangan warganet yang mempertanyakan hubungan afiliasi yang tercantum dengan latar belakang profesi maupun institusi yang bersangkutan.
Namun hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang dapat mengonfirmasi maupun membantah berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial terkait data tersebut.
Dalam unggahan yang sama, akun Threads tersebut menduga nama Rifaldy kemungkinan masih tercantum dalam sejumlah agenda konferensi internasional lain sepanjang 2026.
Ia menyebut informasi serupa dapat ditelusuri melalui pencarian publik di internet dengan menggunakan kata kunci terkait nama dan agenda konferensi ilmiah.
Meski demikian, keberadaan nama seseorang dalam daftar peserta, pembicara, atau profil acara tidak serta-merta menjadi bukti atas berbagai tuduhan yang beredar di media sosial. Informasi tersebut tetap memerlukan verifikasi dari pihak penyelenggara maupun individu yang bersangkutan.
Hingga artikel ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari Rifaldy Fajar, Prihantini, maupun penyelenggara CHORUS Seoul 2026 terkait informasi yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Karena itu, berbagai klaim yang beredar saat ini masih sebatas temuan dan pertanyaan yang disampaikan pengguna media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya tanpa adanya klarifikasi dari pihak terkait. (*)












