Topikseru.com – Tanggal 10 Mei menjadi salah satu hari yang menyimpan banyak peristiwa besar dalam Sejarah dunia maupun Indonesia. Mulai dari invasi besar-besaran Nazi Jerman ke Eropa Barat pada Perang Dunia II, kerusuhan rasial di Bandung, hingga pelantikan Nelson Mandela sebagai presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan.
Tak hanya itu, setiap 10 Mei juga diperingati sebagai Hari Lupus Sedunia yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit autoimun kronis tersebut.
Berikut rangkuman sejumlah peristiwa penting pada 10 Mei dalam sejarah:
1. Nazi Jerman Mulai Invasi Eropa Barat pada 10 Mei 1940

Pada 10 Mei 1940 dini hari, pasukan Nazi Jerman melancarkan operasi militer besar-besaran ke wilayah Eropa Barat. Serangan itu menjadi salah satu fase penting dalam World War II.
Pasukan Jerman menyerbu Belanda dan Belgia dengan dukungan pasukan terjun payung yang merebut sejumlah titik strategis, termasuk benteng Eben-Emael di Belgia. Operasi kilat tersebut membuat pertahanan Belanda dan Belgia runtuh dalam waktu singkat.
Dalam kurang dari 100 hari, Jerman berhasil menguasai enam negara di Eropa Barat dan memperkuat dominasi Adolf Hitler di kawasan tersebut.
2. Kerusuhan Rasial Bandung 1963 Jadi Luka Sejarah Indonesia

Indonesia juga pernah mengalami peristiwa kelam pada 10 Mei 1963 lewat kerusuhan rasial di Bandung.
Kerusuhan dipicu ketegangan antara komunitas Tionghoa dan pribumi yang telah lama terjadi pasca-kemerdekaan. Situasi memanas setelah muncul dugaan pembunuhan seorang pemuda pribumi oleh sekelompok pemuda Tionghoa.
Bentrokan kemudian meluas ke berbagai wilayah kota. Sejumlah toko dirusak, rumah dibakar, dan korban jiwa berjatuhan. Pemerintah di bawah kepemimpinan Sukarno saat itu langsung mengerahkan aparat keamanan untuk meredam konflik.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
3. Nelson Mandela Dilantik Jadi Presiden Afrika Selatan

Tanggal 10 Mei 1994 juga dikenang sebagai tonggak bersejarah bagi South Africa ketika Nelson Mandela resmi dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama negara tersebut.
Pelantikan Mandela menandai berakhirnya sistem apartheid yang selama puluhan tahun memisahkan warga kulit putih dan kulit hitam di Afrika Selatan.
Dalam pidato bersejarahnya, Mandela menyerukan rekonsiliasi dan perdamaian setelah dirinya menghabiskan 27 tahun di penjara akibat perjuangannya melawan apartheid.
“Saat untuk menyembuhkan luka sudah tiba,” kata Mandela dalam pidatonya kala itu.
Mandela sendiri merupakan tokoh penting dari African National Congress yang memperjuangkan kesetaraan hak bagi warga kulit hitam Afrika Selatan.
4. Hari Lupus Sedunia Diperingati Setiap 10 Mei

Selain catatan sejarah politik dan konflik dunia, setiap tanggal 10 Mei juga diperingati sebagai World Lupus Day atau Hari Lupus Sedunia.
Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit lupus, yaitu penyakit autoimun kronis yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang organ tubuh sendiri.
Lupus dapat menyerang berbagai organ seperti kulit, sendi, ginjal, paru-paru, jantung hingga otak. Penyakit ini juga sering disebut sebagai “penyakit seribu wajah” karena gejalanya yang beragam.
Kampanye Hari Lupus Sedunia terus digencarkan untuk mendorong deteksi dini dan dukungan bagi para penyintas lupus di seluruh dunia.












