Internasional

Kapal Tanker China Tembus Blokade AS di Selat Hormuz, Ketegangan Memanas

×

Kapal Tanker China Tembus Blokade AS di Selat Hormuz, Ketegangan Memanas

Sebarkan artikel ini
Selat Hormuz
Ilustrasi - Kapal tanker terkait China berhasil melewati blokade AS di Selat Hormuz

Topikseru.com – Sebuah kapal tanker yang dikaitkan dengan China dilaporkan berhasil menembus blokade militer Amerika Serikat di Selat Hormuz dan melanjutkan pelayaran menuju Teluk Oman.
Topikseru.
Laporan ini pertama kali diungkap oleh Bloomberg pada Selasa (15/4), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca Juga  AS Mulai Blokade Laut Iran, Ancam Gencatan Senjata dan Picu Ketegangan di Selat Hormuz

Blokade AS Mulai Berlaku Usai Perundingan Gagal

Blokade laut tersebut diberlakukan oleh Komando Pusat AS setelah instruksi langsung dari Donald Trump. Keputusan ini diambil menyusul kegagalan perundingan antara Washington dan Teheran terkait isu nuklir dan stabilitas kawasan.

Langkah tersebut secara efektif membatasi lalu lintas maritim di salah satu jalur energi terpenting dunia.

Kapal “Rich Starry” Lolos Setelah Upaya Kedua

Kapal tanker bernama Rich Starry, yang sebelumnya dikenal sebagai Full Star, disebut berhasil melewati selat tersebut dalam percobaan kedua.

Pada upaya pertama, kapal tersebut terpaksa berbalik arah setelah blokade mulai diberlakukan. Namun, beberapa jam kemudian, kapal kembali mencoba melintas dan akhirnya berhasil keluar menuju Teluk Oman.

Kapal ini diketahui telah masuk daftar sanksi AS sejak 2023 karena diduga membantu Iran menghindari pembatasan ekspor energi.

Selain itu, kapal tanker lain bernama Elpis juga dilaporkan sedang menuju kawasan yang sama, meskipun situasi blokade masih berlangsung.

Dampak Serangan dan Eskalasi Kawasan

Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel terhadap target di Iran pada akhir Februari lalu.

Serangan tersebut memicu balasan dari Iran ke sejumlah target militer AS dan wilayah Israel, memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah.

Situasi ini berdampak langsung pada jalur distribusi energi global. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sebagian besar ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk Persia ke pasar internasional.

Baca Juga  Awas! Siklus Setan, China Desak AS dan Israel Stop Aksi Militer di Timur Tengah

Ancaman terhadap Pasokan Energi Global

Blokade de facto di Selat Hormuz telah menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan energi dunia. Aktivitas ekspor minyak dari negara-negara Teluk dilaporkan mengalami gangguan signifikan.

Meski Donald Trump sebelumnya mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan, hingga kini jalur tersebut belum sepenuhnya dibuka kembali.

Ketidakpastian ini berpotensi memicu lonjakan harga energi global serta memperbesar risiko konflik terbuka di kawasan strategis tersebut.