Topikseru.com, Medan – Hujan Deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026) sore. Cuaca Ekstrem tersebut menyebabkan sebuah warung kopi di kawasan Ringroad Medan ambruk setelah bagian atap bangunan tidak mampu menahan terjangan angin.
Warung kopi yang terdampak diketahui bernama Megah Kupi Ringroad, berlokasi di Jalan Balam, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Sunggal. Meski bangunan mengalami kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Atap Baja Ringan Ambruk Saat Hujan dan Angin Kencang
Pantauan di lokasi menunjukkan bagian belakang atap warung kopi yang menggunakan konstruksi baja ringan ambruk dan menimpa sejumlah fasilitas di area usaha tersebut. Beberapa meja, kursi, serta peralatan makan dan minum dilaporkan mengalami kerusakan akibat reruntuhan atap dan plafon.
- Empat Guru di Deli Serdang Mengaku Jadi Korban Yayasan dan Bantah Terlibat Korupsi Dana BOS, Minta Keadilan ke Presiden Prabowo
- Pesawat Saudi Airlines Sempat Gangguan di Kualanamu, 380 Jemaah Haji Tiba Selamat di Madinah
- Kompol DK Akhirnya Jalani Patsus Usai Viral Video Diduga Asusila dan Gunakan "Pod Getar"
Salah seorang pekerja warung kopi, Fuad, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut menjelang waktu Magrib.
“Kejadiannya sekitar pukul 18.30 WIB saat hujan deras. Tiba-tiba angin kencang dan seketika membuat atap ambruk,” kata Fuad kepada Topikseru.com.
Menurutnya, sejak sore wilayah tersebut memang diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Namun kondisi semakin memburuk ketika angin bertiup semakin kencang beberapa saat sebelum atap roboh.
Pekerja Sempat Mendengar Suara Gemuruh
Fuad mengaku berada di bagian belakang warung saat insiden terjadi. Ia mendengar suara gemuruh angin sebelum akhirnya atap bangunan runtuh.
“Saya tadi lagi di belakang, tiba-tiba terdengar suara gemuruh angin yang diikuti atap ambruk,” ujarnya.
Dia menambahkan selama bekerja di lokasi tersebut, warung kopi itu belum pernah mengalami kerusakan akibat cuaca buruk meski beberapa kali hujan deras disertai angin melanda kawasan Medan.
Pengunjung Panik dan Berlarian Menyelamatkan Diri
Seorang pelanggan bernama Lala yang berada di lokasi saat kejadian mengungkapkan bahwa suasana mendadak panik setelah listrik padam dan angin semakin kencang.
Menurutnya, seluruh pengunjung yang sedang menikmati kopi langsung berhamburan ke bagian depan bangunan untuk menyelamatkan diri.
“Setelah listrik mati, angin semakin kencang dan akhirnya atap warkop ambruk. Seluruh pelanggan berhamburan ke depan takut ambruk semua,” kata Lala.
Meski sempat memicu kepanikan, seluruh pelanggan dan pekerja berhasil keluar dari area yang terdampak sebelum reruntuhan atap mengenai mereka.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Masih Pendataan
Beruntung dalam peristiwa ambruknya Warung Kopi Megah Kupi Ringroad tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun sejumlah fasilitas usaha mengalami kerusakan akibat tertimpa konstruksi atap yang roboh.
Hingga Kamis malam, pihak pengelola masih melakukan pembersihan material bangunan yang runtuh serta menghitung total kerugian akibat kejadian tersebut.
Peristiwa ini terjadi di tengah kondisi cuaca yang belakangan kerap berubah ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, hingga pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan.












