Sumut

BMKG Prediksi Hujan Guyur Sumut 14 April 2026, Waspada Banjir dan Longsor

×

BMKG Prediksi Hujan Guyur Sumut 14 April 2026, Waspada Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini
Cuaca Sumut
Ilustrasi - BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah di Sumut hujan lebat pada Senin, 20 April 2026

Topikseru.com, MedanBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara (Sumut) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Selasa, 14 April 2026. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Prakirawan BMKG Wilayah I, Budi Hutasoit, menjelaskan bahwa cuaca pada pagi hari umumnya berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang. Wilayah Labuhanbatu dan sekitarnya diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Memasuki siang hingga sore hari, hujan diprediksi meluas hampir ke seluruh wilayah Sumatera Utara dengan intensitas ringan hingga sedang. Sementara pada malam hari, potensi hujan masih berlanjut, bahkan dengan intensitas lebat di sejumlah daerah, termasuk wilayah Langkat.

“Waspadai hujan sedang di wilayah lereng barat, pantai barat, lereng timur, pantai timur, dan pegunungan yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis berupa banjir dan longsor,” ujar Budi.

Pada dini hari, cuaca cenderung berawan dengan peluang hujan ringan di sebagian besar wilayah.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, BMKG Peringatkan Potensi Hujan dan Banjir di Pegunungan

BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 14 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 70 hingga 100 persen. Angin diperkirakan bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3–7 km per jam.

Sementara itu, prakirawan dari BBMKG Stasiun Meteorologi Kelas II, Rizky Ramadhan, menambahkan bahwa gelombang laut di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias berpotensi mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.

Kondisi angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 6–25 knot. Sedangkan di wilayah selatan, angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 knot.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.