Iptek

Indonesia Resmi Punya Domain AI Sendiri, Begini Fungsi dan Cara Daftar .ai.id

×

Indonesia Resmi Punya Domain AI Sendiri, Begini Fungsi dan Cara Daftar .ai.id

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi domain AI Indonesia .ai.id yang resmi diluncurkan sebagai identitas digital bagi startup, perusahaan, dan komunitas kecerdasan artifisial nasional.
Ilustrasi domain AI Indonesia .ai.id yang resmi diluncurkan sebagai identitas digital bagi startup, perusahaan, dan komunitas kecerdasan artifisial nasional.

Topikseru.com, Jakarta – Indonesia resmi memiliki domain internet khusus untuk mendukung perkembangan industri kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Domain baru bernama .ai.id tersebut diluncurkan sebagai identitas digital bagi startup, perusahaan teknologi, institusi riset, hingga komunitas AI di Tanah Air.

Peluncuran domain ini merupakan hasil kolaborasi antara Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial Indonesia (Korika) dan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi). Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam peta pengembangan AI di kawasan Asia Tenggara.

Tidak hanya berfungsi sebagai alamat situs web, .ai.id juga dirancang untuk menjadi identitas digital yang merepresentasikan ekosistem AI nasional di tengah persaingan industri teknologi global yang semakin ketat.

Apa Itu Domain .ai.id?

Domain .ai.id merupakan domain tingkat kedua berbasis kode negara Indonesia (.id) yang secara khusus diperuntukkan bagi pelaku industri kecerdasan artifisial.

Selama ini banyak perusahaan dan startup AI Indonesia menggunakan domain .ai yang secara teknis merupakan kode negara milik Anguilla, sebuah wilayah di Karibia. Kondisi tersebut dinilai kurang mencerminkan identitas nasional meskipun teknologi yang dikembangkan berasal dari Indonesia.

Dengan hadirnya .ai.id, pelaku industri AI kini memiliki alternatif domain yang lebih relevan dan menunjukkan asal ekosistem teknologi yang mereka bangun.

Ketua Umum Korika, Hammam Riza, mengatakan peluncuran .ai.id merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia di sektor teknologi masa depan.

“Peluncuran .ai.id bukan sekadar peluncuran domain. Ini adalah deklarasi kedaulatan digital. Kami ingin setiap startup, peneliti, dan pelaku AI Indonesia memiliki ruang yang mencerminkan kebanggaan dan kompetensi bangsa di bidang kecerdasan artifisial,” ujar Hammam Riza dalam keterangan resminya, Selasa (2/6/2026).

Mengapa Domain .ai.id Dinilai Penting?

Pertumbuhan industri AI di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tergolong pesat. Berbagai sektor mulai mengadopsi teknologi berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, hingga kualitas layanan.

Berdasarkan Indonesia AI Report 2025, sekitar 45 persen pelaku usaha di Indonesia telah memanfaatkan teknologi AI. Tingkat pertumbuhannya bahkan mencapai 47 persen secara tahunan (year-on-year), menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar AI yang berkembang cepat di Asia Tenggara.

Di tengah perkembangan tersebut, kebutuhan akan identitas digital yang kuat dinilai semakin penting. Kehadiran domain .ai.id diharapkan memudahkan investor, mitra bisnis, maupun pengguna internasional dalam mengenali perusahaan dan organisasi AI yang berasal dari Indonesia.

Selain itu, domain khusus ini juga berpotensi meningkatkan kredibilitas pelaku industri AI nasional, sebagaimana domain .gov.id yang identik dengan instansi pemerintah atau .ac.id yang digunakan perguruan tinggi.

Ekosistem AI Indonesia Jadi Pengguna Awal

Korika saat ini menaungi lebih dari 4.000 anggota komunitas AI di Indonesia dengan sekitar 300 anggota aktif yang telah terverifikasi.

Komunitas tersebut diperkirakan menjadi kelompok pengguna awal yang akan memanfaatkan domain .ai.id untuk membangun identitas digital organisasi, proyek riset, maupun layanan berbasis AI yang mereka kembangkan.

Sebelumnya, pada 26 Mei 2026, Korika dan Pandi juga menggelar diskusi panel terkait pengembangan domain tersebut. Dalam forum itu, Pandi menyatakan dukungannya terhadap upaya memperkuat identitas digital Indonesia melalui domain khusus AI.

Cara Daftar Domain .ai.id

Pendaftaran domain .ai.id akan dilakukan secara bertahap melalui situs resmi domain.ai.id. Terdapat empat fase registrasi yang disiapkan untuk mengakomodasi berbagai kategori pengguna.

1. Fase Sunrise

Periode Sunrise berlangsung mulai 2 Juni hingga 2 Juli 2026.

Tahap ini dikhususkan bagi pemilik merek dagang yang telah terdaftar secara resmi di Indonesia. Tujuannya untuk memberikan kesempatan melindungi identitas merek sebelum domain dibuka untuk publik.

2. Fase Grandfather

Fase Grandfather dibuka pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Tahap ini diperuntukkan bagi pemilik domain .id aktif yang ingin mengamankan nama domain serupa dalam versi .ai.id.

3. Fase Landrush

Landrush berlangsung mulai 24 Agustus hingga 24 September 2026.

Pada tahap ini, masyarakat umum dapat mengajukan nama domain yang dianggap strategis melalui mekanisme harga premium.

4. General Availability

Tahap terakhir atau General Availability akan dimulai pada 5 Oktober 2026.

Pendaftaran dibuka untuk seluruh masyarakat melalui registrar resmi Pandi dengan sistem first come, first served atau siapa cepat dia dapat.

Apabila terdapat lebih dari satu pihak yang mengajukan nama domain yang sama, proses penentuan akan dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka.

Peluang Baru bagi Industri AI Nasional

Kehadiran .ai.id menjadi langkah baru dalam penguatan ekosistem digital Indonesia. Di tengah meningkatnya adopsi kecerdasan artifisial, domain khusus ini tidak hanya berfungsi sebagai alamat internet, tetapi juga sebagai identitas yang menunjukkan keterkaitan sebuah produk, layanan, atau perusahaan dengan industri AI Indonesia.

Dengan pertumbuhan pasar AI yang terus meningkat, domain .ai.id berpotensi menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kepercayaan, visibilitas, dan daya saing pelaku teknologi nasional di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *