Topikseru.com, LANGKAT – Misteri hilangnya Syahdan Saputra (35), seorang pemborong bangunan asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memasuki babak baru.
Pria yang dilaporkan hilang sejak April 2025 itu kini diduga menjadi korban penculikan dan pembunuhan, dengan jasadnya dibuang ke laut lepas di kawasan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Polda Sumatera Utara menyatakan telah menangkap tujuh tersangka yang diduga terlibat dalam kasus ini. Mereka masing-masing berinisial MT, AFP, II, ZI, SS, AS, dan AB.
“Kami masih mencari jenazah korban. Korban belum ditemukan. Berdasarkan keterangan beberapa tersangka yang saling bersesuaian, korban dibuang ke tengah laut,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, Kompol Siti Rohani, Rabu (28/5).
Motif pembunuhan terhadap Syahdan masih menjadi teka-teki. Polisi belum merinci secara jelas kapan korban dibunuh maupun kapan para tersangka ditangkap.
Pihak kepolisian saat ini terus mendalami motif di balik penculikan dan pembunuhan tersebut. Dugaan sementara, kasus ini melibatkan unsur kekerasan dan organisasi massa (ormas).
Laporan Istri dan Dugaan Keterlibatan Ormas
Sebelumnya, istri korban berinisial PW melaporkan hilangnya Syahdan Saputra kepada pihak berwenang. Dalam laporannya, ia menyebut suaminya sempat diculik dan dianiaya di kawasan Sei Binge, Kabupaten Langkat.
“Selaku istri korban, dia menyampaikan bahwa Syahdan telah diculik dan dianiaya di kawasan Sei Binge. Laporan ini juga didukung keterangan dari warga sekitar,” kata Kasubdit Jatanras Polda Sumut, Kompol Jama Purba, Jumat (23/5).
Hasil penyelidikan lanjutan mengarah pada dugaan keterlibatan anggota salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Medan.
“Dari hasil penyelidikan, salah satu ormas di Kota Medan diduga turut terlibat dalam kasus penculikan terhadap korban Syahdan,” tambah Jama.
Pencarian Jasad Masih Berlangsung
Hingga saat ini, tim gabungan dari kepolisian Sumatera Utara dan Aceh masih melakukan pencarian jenazah Syahdan di perairan Samalanga. Proses pencarian ini menjadi krusial untuk mengungkap kejelasan kronologi kasus dan pembuktian forensik atas dugaan pembunuhan.
Polisi juga masih membuka kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dan belum tertangkap.







