Ekonomi dan Bisnis

Kemana Arah Bitcoin? Sentimen Terbelah di Tengah Aksi Beli Whale dan Ketidaksabaran Trader Ritel

×

Kemana Arah Bitcoin? Sentimen Terbelah di Tengah Aksi Beli Whale dan Ketidaksabaran Trader Ritel

Sebarkan artikel ini
Harga Bitcoin
harga Bitcoin langsung turun ke US$118.593, menandai reaksi cepat pasar terhadap meningkatnya risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Ringkasan Berita

  • Dalam laporan Santiment, Kamis (19/6/2025), Direktur Pemasaran Brian Quinlivan menyebut bahwa trader ritel mulai kehi…
  • Indeks Fear & Greed Turun ke Zona Netral Menurut data CoinMarketCap, Indeks Crypto Fear & Greed kini berada d…
  • Sebaliknya, lebih dari 37.000 wallet kecil dengan saldo di bawah 10 BTC justru melikuidasi aset mereka.

Topikseru.com – Pasar Bitcoin kembali menunjukkan dinamika yang menarik. Terbelahnya sentimen antara investor besar (whale) dan trader ritel menjadi penanda bahwa fase stagnan yang terjadi saat ini bisa menjadi momen krusial menjelang pergerakan harga besar berikutnya.

Dalam laporan Santiment, Kamis (19/6/2025), Direktur Pemasaran Brian Quinlivan menyebut bahwa trader ritel mulai kehilangan kesabaran, sementara percakapan media sosial mencerminkan persepsi pasar yang hampir seimbang antara bullish dan bearish.

“Trader mulai kehilangan kesabaran, dan sentimen bearish pun semakin terasa,” ujar Quinlivan.

Rasio Sentimen Sosial 1,03:1: Terbagi Dua

Melalui platform Sanbase, Santiment mencatat rasio komentar bullish dan bearish berada di angka 1,03:1. Artinya, untuk setiap komentar optimistis mengenai Bitcoin, terdapat hampir satu komentar pesimistis yang menyertainya. Rasio ini menunjukkan bahwa komunitas kripto tengah terbelah secara psikologis.

“Ketika publik terlalu pesimis, justru itu saatnya harga mulai bangkit,” jelas Quinlivan, mengacu pada pola historis yang memperlihatkan harga cenderung berlawanan arah dengan mayoritas sentimen ritel.

Baca Juga  Tarif Tol di Sumut Diskon 20 Persen, Catat Tanggal dan Syaratnya

Indeks Fear & Greed Turun ke Zona Netral

Menurut data CoinMarketCap, Indeks Crypto Fear & Greed kini berada di angka 48 dari 100, yang menandakan pasar dalam zona “Netral”. Ini menurun dari zona “Greed” yang mendominasi pasar pada bulan Mei lalu.

Turunnya indeks ini merefleksikan ketidakpastian dan kecemasan yang menguat dalam beberapa pekan terakhir.

Whale Borong Bitcoin, Ritel Jual Aset

Menariknya, di tengah rasa takut dan kebingungan pasar ritel, investor besar justru mulai mengakumulasi Bitcoin. Santiment mencatat, sebanyak 231 wallet baru yang masing-masing menyimpan lebih dari 10 BTC tercipta dalam 10 hari terakhir.

Sebaliknya, lebih dari 37.000 wallet kecil dengan saldo di bawah 10 BTC justru melikuidasi aset mereka.

Arah Bitcoin Masih Kabur, Tapi Pola Lama Kembali Muncul

Kondisi saat ini menandai bahwa Bitcoin berada di persimpangan penting. Dengan komunitas terbelah, sentimen netral, dan whale mulai agresif mengakumulasi, kemungkinan lonjakan harga dalam waktu dekat masih terbuka.

Para analis menyebut kondisi ini sebagai “periode senyap sebelum badai,” di mana aksi para investor besar bisa menjadi katalis baru, terutama jika ketegangan geopolitik dan kebijakan moneter global kembali stabil.