Peristiwa

Rombongan Atlet Karate Sumut Kecelakaan: Polisi Buru Sopir Bus ALS Diduga Kabur

×

Rombongan Atlet Karate Sumut Kecelakaan: Polisi Buru Sopir Bus ALS Diduga Kabur

Sebarkan artikel ini
Atlet karate
Petugas Kepolisian menangani peristiwa kecelakaan bus pariwisata ALS yang terjadi di Tol Padang-Sicincin pada Minggu (6/9) sekitar pukul 23.30 WIB.

Ringkasan Berita

  • Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, melalui Kanit Laka Ipda Rudi Purnama, membenarkan pihaknya su…
  • Sopir tersebut diduga melarikan diri usai insiden yang menewaskan dua orang dan melukai 29 penumpang lainnya.
  • Rombongan bus ALS diketahui tengah dalam perjalanan menuju Kota Padang untuk mengikuti kejuaraan karate tingkat provi…

Topikseru.com – Polres Padang Pariaman tengah memburu sopir bus pariwisata ALS yang mengalami kecelakaan tunggal di gerbang keluar Tol Padang-Sicincin, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Minggu malam, 7 September 2025. Sopir tersebut diduga melarikan diri usai insiden yang menewaskan dua orang dan melukai 29 penumpang lainnya.

Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, melalui Kanit Laka Ipda Rudi Purnama, membenarkan pihaknya sudah berupaya menghubungi perusahaan bus ALS untuk melacak keberadaan pengemudi.

“Kami sudah menghubungi pihak perusahaan bus Pariwisata ALS, tapi belum tersambung hingga pukul 10.20 WIB,” kata Rudi di Parik Malintang, Senin (8/9).

Diduga Lalai

Menurut polisi, kecelakaan yang menimpa rombongan atlet karate asal Sumatera Utara itu diduga akibat kelalaian pengemudi. Namun, penyebab pasti masih menunggu keterangan resmi dari sopir maupun hasil penyelidikan lanjutan.

Baca Juga  Atlet Karate 11 Tahun, Fahri Akbar, Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS di Tol Padang-Sicincin

“Korban selamat belum bisa dimintai keterangan karena masih trauma,” ujar Rudi.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), bus berpelat BK 7444 UA itu hilang kendali saat keluar gerbang tol menuju Jalan Nasional Padang–Bukittinggi. Kendaraan kemudian menabrak pembatas jalan hingga terguling.

Akibatnya, dua penumpang yang masih berusia 17 tahun dan 11 tahun meninggal dunia, sementara 29 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Satlantas Polres Padang Pariaman telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan di lokasi kecelakaan.

Polisi juga menegaskan pencarian terhadap sopir akan terus dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan yang melibatkan puluhan penumpang tersebut.

Rombongan bus ALS diketahui tengah dalam perjalanan menuju Kota Padang untuk mengikuti kejuaraan karate tingkat provinsi.