Topikseru.com, Jakarta – Banyak publik bertanya terkait tabrakan kereta api. Memang insiden memilukan tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di kawasan Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.
Diketahui, Peristiwa ini diduga dipicu oleh sebuah taksi listrik yang berhenti di tengah perlintasan rel.
Berdasarkan keterangan di lapangan, kendaraan tersebut mengalami gangguan hingga tidak bisa bergerak saat berada tepat di atas jalur kereta di Jalan Ampera.
Kendaraan Mogok di Atas Rel

Mobil taksi dilaporkan terhenti cukup lama di lintasan, sehingga menimbulkan situasi berbahaya.
Saat kejadian berlangsung, sang pengemudi berhasil keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri.
Upaya evakuasi sempat dilakukan dengan mendorong mobil keluar dari rel.
Sejumlah warga sekitar turut membantu proses tersebut.
Sistem Kendaraan Terkunci
Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Kendaraan tidak dapat dipindahkan karena sistemnya terkunci.
Sehingga tetap berada di jalur rel saat kereta melintas.
Rangkaian Kereta Saling Bertabrakan
KRL yang melaju akhirnya menabrak mobil tersebut. Tidak lama berselang.
Rangkaian kereta lain di belakangnya, yakni KA Argo Bromo Anggrek, menghantam bagian belakang KRL.
KRL lebih dulu menabrak mobil yang mogok di rel
KA Argo Bromo Anggrek datang dari arah belakang
Tabrakan kedua terjadi pada bagian belakang rangkaian KRL
Dampak benturan menyebabkan kerusakan pada gerbong belakang KRL. termasuk gerbong khusus wanita yang berada di bagian tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena melibatkan kendaraan umum yang berada di area rawan serta berujung pada tabrakan beruntun antar kereta.

















