Topikseru.com, Jakarta – Pasca insiden kereta api dilaporkan terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam pukul 20.55 WIB semalam.
Kecelakaan ini diduga melibatkan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya dengan kereta rel listrik (KRL).
Akhirnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendatangi RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026), untuk melihat langsung kondisi korban kecelakaan kereta api yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
Kehadiran kepala negara ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan para korban memperoleh penanganan medis yang memadai pascakejadian.
Langsung Tinjau Kondisi Pasien
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo turut didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Setibanya di lokasi, ia segera memasuki area rumah sakit tanpa agenda seremonial.
Ia kemudian meninjau sejumlah ruang perawatan tempat korban dirawat dan berinteraksi dengan tenaga medis yang bertugas.
Puluhan Korban Masih Dirawat
Berdasarkan data dari pihak rumah sakit, total 52 korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi.
-52 korban mengalami luka akibat kecelakaan
-3 korban meninggal dunia setelah sempat dirawat
-Pasien terdiri dari luka ringan hingga berat
Seluruh pasien masih dalam penanganan tim medis, dengan prioritas pada korban yang mengalami cedera serius.
Pemerintah Pastikan Penanganan Maksimal
Prabowo menegaskan kunjungannya bertujuan memastikan layanan kesehatan berjalan optimal bagi seluruh korban.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memantau proses pemulihan dan memberikan dukungan yang dibutuhkan.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi korban dan memastikan mereka mendapatkan penanganan yang terbaik,” ujarnya dalam keterangan di lokasi.
Pihak rumah sakit sendiri menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan maksimal hingga seluruh pasien dinyatakan pulih.











