Topikseru.com – Jetour, merek otomotif di bawah naungan Chery, memperluas jajaran SUV-nya dengan meluncurkan Jetour Traveller C-DM 2026 di Tiongkok pada 17 November 2025.
Model ini sebelumnya dikenal sebagai Shanhai T2, namun kini hadir kembali dengan identitas baru sebagai bagian dari strategi rebranding Jetour untuk menyatukan lini SUV petualang dan kendaraan elektrifikasi.
SUV plug-in hybrid Jetour Traveller C-DM hadir dengan sistem hibrida tiga motor, menghasilkan tenaga total 340 kW atau sekitar 456 HP dan torsi 700 Nm, menjadikannya salah satu SUV PHEV terkuat di kelasnya.
Desain Eksterior & Interior Jetour Traveller C-DM
Secara garis besar, Traveller C-DM 2026 mempertahankan gaya boxy khas Jetour, namun mendapat pembaruan visual yang lebih modern. Beberapa perubahan mencakup:
- Lampu belakang vertikal transparan
- Ban cadangan side-hinged
- Grafis bumper belakang yang lebih kotak
- Simplifikasi area fog lamp dan gril untuk tampilan bersih
Sementara di interior, opsi menarik mencakup atap hitam, panoramic sunroof, kaca belakang privasi, dan side step untuk varian long-wheelbase.
Dimensi kendaraan sedikit lebih panjang dibanding pendahulunya, sesuai dokumen Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok.
Mesin & Performa Plug-in Hybrid
Jetour Traveller C-DM mengusung mesin bensin 1.5 T direct-injection yang dikombinasikan dengan dua motor listrik di depan dan satu motor di belakang untuk varian tertinggi.
Kombinasi ini menghasilkan:
- Tenaga puncak: 340 kW (456 HP)
- Torsi: 700 Nm
- Transmisi: Hibrida 3-percepatan (3-speed DHT)
- Sistem penggerak: XWD all-wheel drive
Konfigurasi ini memberikan keseimbangan antara performa responsif dan efisiensi konsumsi bahan bakar, sekaligus mendukung kemampuan SUV PHEV untuk perjalanan jarak jauh.
Jetour menawarkan dua pilihan baterai:
- Kapasitas 26,7 kWh – jangkauan listrik sekitar 120 km
- Kapasitas 43,24 kWh – jangkauan EV hingga 208 km (siklus CLTC)
Varian Mesin Bensin
Selain PHEV, Jetour juga memperbarui varian mesin bensin:
- 1.5 TÂ – 135 kW
- 2.0 T – 187 kW
Kedua mesin dikawinkan dengan transmisi otomatis kopling ganda 7-percepatan (7DCT) untuk efisiensi dan respons perpindahan gigi.
Harga & Posisi Pasar
- Varian bensin Jetour Traveller 2026: mulai 139.900 yuan (Rp 312 juta)
- Jetour Traveller C-DM PHEV: sekitar 179.900 yuan (Rp 402 juta)
Varian bensin bersaing dengan SUV 7 penumpang seperti Honda CR-V dan Nissan X-Trail, sedangkan Traveller C-DM menantang SUV PHEV seperti Haval Dragon dan Beijing BJ40 Extended Range.
Strategi Jetour & Fokus Elektrifikasi
Didirikan pada 2018 dan menjadi merek independen Chery sejak 2021, Jetour fokus pada segmen SUV petualang dan kendaraan elektrifikasi. Peluncuran Traveller C-DM menandai strategi diversifikasi powertrain menjelang transisi ke kendaraan listrik penuh di Tiongkok.
Dengan desain modern, tenaga besar, serta opsi PHEV canggih, Jetour Traveller C-DM 2026 siap menjadi pesaing kuat di segmen SUV plug-in hybrid Tiongkok dan memikat pecinta SUV petualang dengan teknologi elektrifikasi mutakhir.






