BursaEkonomi dan Bisnis

Kalkulasi Potensi Untung/Rugi investasi Emas Dengan Data Terkini 6 Desember 2025

×

Kalkulasi Potensi Untung/Rugi investasi Emas Dengan Data Terkini 6 Desember 2025

Sebarkan artikel ini
Emas
harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 3.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.407.000 per gram menjadi Rp 2.404.000 per gram.

Ringkasan Berita

  • Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia turun Rp 3.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.268.000 per gram menjadi R…
  • Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pa…
  • Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 139.000 per gram.

Topikseru.com – Pada perdagangan Sabtu (6/12) harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 3.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.407.000 per gram menjadi Rp 2.404.000 per gram.

Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia turun Rp 3.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.268.000 per gram menjadi Rp 2.265.000 per gram.

Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 139.000 per gram.

Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.404.000 per gram.

Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.265.000 per gram oleh Logam Mulia.

Baca Juga  Harga Emas Digital Cenderung Bervariasi di Perdagangan Senin 9 Juni

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan.

Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang.

Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.

Membeli emas pada 29 November 2025 (Rp 2.413.000 per gram) = -6.13% (rugi)
Membeli emas pada 06 November 2025 (Rp 2.287.000 per gram) = -0.96% (rugi)
Membeli emas pada 06 September 2025 (Rp 2.060.000 per gram) = 9.95% (untung)
Membeli emas pada 06 Juni 2025 (Rp 1.929.000 per gram) = 17.42% (untung)
Membeli emas pada 06 Maret 2025 (Rp 1.706.000 per gram) = 32.77% (untung)
Membeli emas pada 06 Desember 2024 (Rp 1.514.000 per gram) = 49.60% (untung)
Membeli emas pada 06 September 2024 (Rp 1.414.000 per gram) = 60.18% (untung)
Membeli emas pada 06 Juni 2024 (Rp 1.349.000 per gram) = 67.90% (untung)
Membeli emas pada 06 Maret 2024 (Rp 1.186.000 per gram) = 90.98% (untung)