BursaEkonomi dan Bisnis

IHSG Dibuka Menguat 43,67 Poin Berada 0,51% ke Level 8.676,08 Pagi Ini

×

IHSG Dibuka Menguat 43,67 Poin Berada 0,51% ke Level 8.676,08 Pagi Ini

Sebarkan artikel ini
IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat IHSG menguat 43,67 poin atau 0,51% ke 8.676,08. Ada sebanyak 367 saham naik, 86 saham turun dan 217 saham stagnan.

Ringkasan Berita

  • Ada sebanyak 367 saham naik, 86 saham turun dan 217 saham stagnan.
  • Sementara ada 10 indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG.
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) (-1,35%) Analis Pasar: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas dengan Support di 8….

Topikseru.com – Pada awal perdagangan Senin (8/12/2025) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat IHSG menguat 43,67 poin atau 0,51% ke 8.676,08.

Ada sebanyak 367 saham naik, 86 saham turun dan 217 saham stagnan.

Sementara ada 10 indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor teknologi yang naik 1,37%, sektor keuangan naik 1,17% dan sektor transportasi yang naik 0,84%.

Sedangkan satu indeks sektoral yakni sektor perindustrian tergelincir ke zona merah dengan pelemahan 0,89%.

Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 2,15 miliar saham dengan total nilai Rp 893,45 miliar.

Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) (4,69%)
2. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) ((2,71%)
3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) (2,17%)

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (-2,32%)
2. PT United Tractors Tbk (UNTR) (-1,86%)
3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) (-1,35%)

Analis Pasar: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas dengan Support di 8.611 dan Resistance di 8.660.

Analis Pasar: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas dengan Support di 8.611 dan Resistance di 8.660.

Topikseru.com – Pada awal pekan Senin (8/12/2025), IHSG diproyeksikan bergerak menguat terbatas di tengah sentimen yang masih cukup konstruktif.

Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah tipis 0,09% ke level 8.632,76 pada perdagangan Jumat (5/12/2025).

Baca Juga  IHSG Cetak All Time High Memantul ke Level 7.955,95 Dekati Level Psikologis Baru di 8.000

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan IHSG berada dalam rentang support 8.595-8.610 dan resistance 8.650-8.700 pada Senin (8/12/2025).

Menurutnya, selama IHSG mampu bertahan di atas support tersebut, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju kisaran resistance masih terbuka, meski investor tetap perlu mencermati peluang taking profit karena indeks sudah berada di area puncak.

Untuk perdagangan awal pekan, Reza melihat peluang penguatan masih relatif dominan, ditopang ekspektasi rilis data domestik serta stabilnya sentimen global.

Reza merekomendasikan saham WIFI dengan area beli Rp3.600-Rp3.800 per saham dan target Rp 3.950-Rp 4.200 per saham.

COIN pada kisaran Rp 3.700-Rp 3.800 per saham dengan target Rp 4.120-Rp 4.500 per saham.

Serta ASII yang dapat diakumulasi di Rp 6.600-Rp 6.700 per saham dengan target Rp 7.000-Rp 7.125 per saham.

Sementara itu, Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas pada Senin (8/12/2025) dengan support di 8.611 dan resistance di 8.660.

Ia menyebut pergerakan indeks akan dipengaruhi dinamika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, harga emas dunia, serta data makroekonomi China yang dirilis awal pekan.

“Risiko volatilitas tetap perlu dicermati, terutama jika pergerakan rupiah dan harga komoditas menunjukkan pelemahan di awal pekan,” ujar Herditya.

Herditya menambahkan bahwa investor juga menanti hasil FOMC Meeting yang menjadi fokus pasar global.

Untuk rekomendasi saham, Herditya menyarankan ERAA di rentang harga Rp 438-Rp 448 per saham, INTP pada Rp 7.050-Rp 7.325 per saham, dan PGEO di kisaran Rp 1.310-Rp 1.415 per saham.