Topikseru.com, Medan – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) memastikan kesiapan layanan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Perseroan menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas jalan dan fasilitas pendukung sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan Badan Pengatur Jalan Tol di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.
Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta, mengatakan peningkatan layanan dilakukan melalui kegiatan pemeliharaan rutin dan non-rutin, termasuk beautifikasi di sejumlah titik strategis ruas Tebing Tinggi–Indrapura.
“Pemeliharaan jalan tol secara keseluruhan telah rampung pada akhir Februari 2026. Kami menggunakan metode Scraping, Filling & Overlay (SFO) untuk mengembalikan kondisi struktur perkerasan agar lebih optimal dan tahan lama,” ujar Ergy dalam keterangannya.
Perbaikan Perkerasan hingga Pengecatan Marka
Perbaikan difokuskan di KM 91+400, KM 103+200, dan KM 104+400. Pekerjaan mencakup rigid pavement, flexible pavement, serta penanganan lubang yang timbul akibat faktor cuaca dan muatan kendaraan berlebih.
Selain itu, Hamawas juga melakukan pengecatan ulang marka jalan dan concrete barrier, penggantian lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), pembersihan drainase, serta penyapuan rutin untuk menjaga visibilitas maksimal, terutama pada malam hari.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat ruas tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat menjadi salah satu jalur vital penghubung wilayah industri, perkebunan, hingga destinasi wisata Danau Toba di Sumatra Utara.
Program Penghijauan Rutin
Tidak hanya fokus pada infrastruktur, Hamawas juga menjalankan program penghijauan melalui penanaman pohon setiap bulan di sepanjang ruas tol.
“Upaya ini bertujuan menciptakan jalan tol yang hijau, asri, dan ramah lingkungan. Pengembangan infrastruktur harus selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan berkelanjutan,” kata Ergy.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara dan memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan.
BPJT Tinjau Kesiapan Tol dan Rest Area
Menjelang periode mudik Lebaran 2026, Badan Pengatur Jalan Tol turut melakukan peninjauan langsung ke ruas tol Sinaksak–Simpang Panei dan rest area KM 99 ruas Tebing Tinggi–Indrapura pada 26 Februari lalu.
Dalam peninjauan tersebut, dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi perkerasan jalan, marka dan rambu lalu lintas, guardrail, drainase, serta PJU.
Tak hanya itu, kesiapan sistem transaksi di gardu tol, mesin tapping, CCTV, Variable Message Sign (VMS), hingga sentra komunikasi pemantau arus lalu lintas real-time juga turut diuji.
Fasilitas di rest area seperti parkir, toilet, tempat ibadah, tenant UMKM, serta sistem keamanan juga diperiksa untuk memastikan standar pelayanan terpenuhi.
Hasil evaluasi menunjukkan ruas tol dan fasilitas pendukung dinyatakan siap mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Sinergi Pemerintah dan BUJT
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah dan badan usaha jalan tol dalam memastikan kesiapan konstruksi dan operasional.
Dengan rampungnya pemeliharaan serta peningkatan fasilitas, manfaat ruas tol Kutepat diharapkan semakin optimal dirasakan masyarakat, khususnya pengguna jalan di Sumatra Utara selama periode Lebaran 2026.







