Topikseru.com, Karo – Kawasan wisata pemandian air panas di Lau Debuk-debuk, Kabupaten Karo, dipadati pengunjung pada H+4 Lebaran 2026. Salah satu titik yang paling ramai dikunjungi adalah Pemandian Alam Mitra Sibayak yang belakangan viral di media sosial.
Lonjakan wisatawan terlihat sejak pagi hingga malam hari. Bahkan, sejumlah penginapan dan pondok di sekitar lokasi dilaporkan penuh, tidak mampu lagi menampung arus pengunjung yang terus berdatangan dari berbagai daerah.
Viral di Media Sosial, Tiket Masuk Terjangkau
Salah seorang pengunjung asal Namorambe, Deli Serdang, Fauziah, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menikmati pemandian air panas tersebut setelah melihatnya viral di TikTok.
- Kompol DK Akhirnya Jalani Patsus Usai Viral Video Diduga Asusila dan Gunakan "Pod Getar"
- Empat Guru di Deli Serdang Mengaku Jadi Korban Yayasan dan Bantah Terlibat Korupsi Dana BOS, Minta Keadilan ke Presiden Prabowo
- DPRD Sumut dan PERMEDSU Duduk Satu Meja: Ketika "Suara Netizen" Mulai Diakui dalam Ruang Demokrasi
“Karena viral di TikTok dan harga masuknya murah, cuma Rp15 ribu. Kolamnya juga banyak, sepertinya baru direnovasi,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Menurut Fauziah, kualitas fasilitas di lokasi ini tidak kalah dengan destinasi serupa seperti Pemandian Air Panas Pariban yang lebih dulu dikenal wisatawan.
Tarif Penginapan Naik Saat Libur Lebaran
Meski hanya berkunjung untuk berendam tanpa menginap, Fauziah sempat menanyakan tarif penginapan di sekitar lokasi. Ia menyebut harga kamar melonjak signifikan selama musim Libur Lebaran.
“Kalau hari besar bisa sampai Rp 1 juta per malam, ada juga yang Rp 600 ribu. Kalau hari biasa bisa lebih murah,” katanya.
Harga tersebut, lanjutnya, bervariasi tergantung fasilitas yang tersedia di masing-masing penginapan.
Kebersihan Masih Perlu Ditingkatkan
Dari segi pelayanan, pengunjung menilai petugas cukup ramah. Namun, kondisi kebersihan di beberapa area masih menjadi catatan.
“Karena masih tahap renovasi, kebersihannya masih kurang,” ujarnya.
Area Parkir Penuh, Pengunjung Terus Berdatangan
Berdasarkan pantauan di lokasi, hingga malam hari kawasan pemandian tetap dipadati pengunjung. Area parkir terlihat penuh oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Lonjakan kunjungan ini menjadi indikator meningkatnya minat wisata masyarakat selama libur Lebaran, terutama pada destinasi yang viral di media sosial dengan harga terjangkau.












