Topikseru.com – Tiga warga negara asing (WNA) asal Singapura berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah terdampak erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026).
Ketiga pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan sadar meski mengalami luka ringan akibat paparan abu vulkanik dan kelelahan setelah turun dari kawasan gunung.
Korpos SAR Tobelo, Rudin Jasrodji, mengatakan Tim SAR Gabungan langsung melakukan pendampingan dan evakuasi terhadap para korban menuju Pos Pemantau Gunung Dukono untuk mendapatkan penanganan medis awal.
“Tiga korban WNA Singapura dalam kondisi sadar dan stabil. Mereka mengalami luka ringan akibat paparan abu vulkanik dan kelelahan,” ujar Rudin seperti yang dilansir dari Antara, Jumat.
Identitas Tiga WNA Singapura yang Dievakuasi
Adapun tiga WNA asal Singapura yang berhasil dievakuasi dari kawasan Gunung Dukono yakni:
- Toh Yu Ming Eugene (30)
- Ong Shilin Selene (37)
- Phoebe Lim (33)
Ketiganya sempat terjebak di jalur pendakian setelah aktivitas vulkanik Gunung Dukono meningkat pada Jumat pagi.
Kronologi Evakuasi Pendaki Gunung Dukono
Menurut Tim SAR Gabungan, ketiga pendaki tersebut sempat melakukan evakuasi mandiri untuk keluar dari area pendakian yang terdampak abu vulkanik.
Dalam perjalanan turun gunung, mereka kemudian bertemu dengan tim penyelamat yang langsung memberikan pendampingan menuju Pos Pemantau Gunung Dukono.
Setelah tiba di pos pemantauan, petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Halmahera Utara langsung melakukan pemeriksaan medis terhadap para korban.
Selanjutnya, ketiga pendaki asal Singapura itu direncanakan dibawa ke RSUD Tobelo guna menjalani observasi lanjutan dan memastikan kondisi kesehatan tetap stabil.
Medan Evakuasi Gunung Dukono Cukup Berat
Korpos SAR Tobelo Rudin Jasrodji menjelaskan proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi jalur pendakian licin dan tertutup abu vulkanik.
Selain medan yang sulit, tim penyelamat juga harus bergerak cepat untuk memastikan seluruh pendaki di kawasan Gunung Dukono dapat dievakuasi dengan aman.
“Tim terus bergerak untuk memastikan semua pendaki bisa turun dengan selamat,” katanya.
Tim SAR Masih Evakuasi Pendaki Lain
Evakuasi terhadap tiga WNA Singapura tersebut merupakan bagian dari operasi pencarian dan penyelamatan terhadap total 20 pendaki yang terdampak Erupsi gunung Dukono.
Hingga Jumat pukul 15.30 WIT, Tim SAR Gabungan masih bergerak dari Pos 5 menuju Pos 6 untuk mengevakuasi pendaki lainnya yang masih berada di kawasan gunung.
Petugas terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik guna memastikan keselamatan tim evakuasi maupun para pendaki.
Gunung Dukono Termasuk Gunung Api Aktif
Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api aktif di Provinsi Maluku Utara dengan aktivitas erupsi yang cukup tinggi.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sebelumnya telah mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak beraktivitas di radius bahaya yang telah ditetapkan.
Imbauan tersebut disampaikan karena potensi lontaran material vulkanik dan sebaran abu masih dapat terjadi sewaktu-waktu selama aktivitas gunung meningkat.
Pendaki Diimbau Waspada Aktivitas Vulkanik
Tim SAR Gabungan terus mempercepat proses evakuasi dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan korban di tengah kondisi cuaca serta aktivitas vulkanik yang masih dinamis.
Masyarakat dan para pendaki juga diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait aktivitas Gunung Dukono sebelum melakukan pendakian atau aktivitas di sekitar kawasan gunung api tersebut.












