Sumut

BMKG: Hujan Guyur Sumut Hari Ini, Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

×

BMKG: Hujan Guyur Sumut Hari Ini, Gelombang Laut Capai 2,5 Meter

Sebarkan artikel ini
cuaca Sumut hari ini BMKG
Ilustrasi - BMKG menyampaikan peringatan dini cuaca di wilayah Sumatera Utara (Sumut)

Topikseru.com, Medan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Jumat (17/4/2026).

Prakirawan BBMKG Wilayah I, Martha Manurung, mengatakan potensi hujan sudah terjadi sejak pagi hari di sejumlah daerah.

Baca Juga  BMKG: Musim Kemarau 2026 Lebih Kering dan Lebih Panjang, El Nino Jadi Pemicu

Hujan Merata Sejak Pagi hingga Malam

Pada pagi hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di Batu Bara, Labuhan Batu, Labuhanbatu Utara, Kepulauan Nias, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, Padang Lawas, serta Padanglawas Utara.

Memasuki siang hingga sore, intensitas hujan diprediksi meningkat menjadi ringan hingga sedang dan meluas ke hampir seluruh wilayah Sumatera Utara.

Sementara pada malam hari, hujan ringan diprakirakan masih terjadi secara merata, sebelum berlanjut hingga dini hari di wilayah seperti Mandailing Natal, Nias Selatan, dan Padang Lawas.

BMKG mencatat suhu udara berada di kisaran 14 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembaban udara tinggi antara 80 hingga 96 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan relatif rendah, sekitar 3–6 km per jam.

Gelombang Laut Berpotensi Tinggi

Selain kondisi cuaca darat, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang laut di sejumlah perairan Sumatera Utara.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Rizki Fadhillah Pratama Putra, menyebutkan gelombang laut dapat mencapai ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain perairan barat Kepulauan Nias, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, serta perairan barat Kepulauan Batu.

Secara umum, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 10–30 knot. Sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 9–20 knot.

Baca Juga  BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang Bukan Rudal, Ini Penjelasannya

Peringatan untuk Nelayan dan Kapal

BMKG mengimbau nelayan dan pelaku pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca tersebut.

Perahu nelayan kecil diminta berhati-hati jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter. Sementara kapal tongkang diimbau waspada saat angin mencapai 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter.

Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil.