Hukum & Kriminal

Oknum TNI di Kendari Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Siswi SD Masih Buron

×

Oknum TNI di Kendari Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Siswi SD Masih Buron

Sebarkan artikel ini
kekerasan seksual
Terkait kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur mencuat di wilayah Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Seorang anggota TNI berinisial Sertu MB disebut-sebut sebagai terduga pelaku dalam peristiwa tersebut.

Topikseru.com, Jakarta – Terkait kasus dugaan Kekerasan Seksual terhadap anak di bawah umur mencuat di wilayah Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Seorang anggota TNI berinisial Sertu MB disebut-sebut sebagai terduga pelaku dalam peristiwa tersebut. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Ranomeeto pada 14 April 2026.

Korban diketahui merupakan seorang siswi sekolah dasar negeri yang masih berusia anak.

Kondisi Korban Memburuk

Dampak kejadian tersebut disebut sangat memengaruhi kondisi psikologis korban.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengalami tekanan mental serius.

Ia dilaporkan kerap mengurung diri di dalam kamar, menangis tanpa henti, hingga menunjukkan perilaku melukai diri sendiri.

Terduga Pelaku Punya Hubungan Keluarga

Informasi yang berkembang menyebutkan adanya relasi keluarga antara korban dan terduga pelaku. Sertu MB diduga merupakan ipar dari ayah korban.

Relasi tersebut memperburuk situasi karena pelaku diduga memiliki akses dekat dengan korban sebelum kejadian berlangsung.

Status Pelaku Masih Buron

Hingga saat ini, terduga pelaku belum berhasil diamankan. Ia dilaporkan melarikan diri setelah sempat menjalani pemeriksaan awal terkait kasus tersebut.

Pihak berwenang masih melakukan upaya pencarian untuk menangkap yang bersangkutan dan menindaklanjuti proses hukum.

Kasus ini bermula saat Sertu MB dilaporkan atas dugaan pencabulan anak di bawah umur.

Aksi asusila itu terjadi di rumah Sertu MB di Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan, 14 April lalu.

Sertu MB lantas diamankan dan menjalani pemeriksaan di kesatuannya di Kodim 1414/Kendari.

Oknum prajurit TNI itu dimintai keterangan sebelum diserahkan ke Denpom XIV/3 Kendari.

“Terkait pelakunya belum sempat diserahkan ke kita, saat diinterogasi di Kodim, yang bersangkutan sempat kabur,” kata Komandan Denpom XIV/3 Kendari Letkol CPM Haryadi Budaya Pela kepada wartawan.

Haryadi mengatakan oknum prajurit tersebut masih dalam pencarian. Dia memastikan kasus dugaan pencabulan ini akan diusut tuntas.

Sementara itu, informasi pelarian Sertu MB telah diketahui keluarga korban.

Sertu MB yang melarikan diri membuat keluarga korban justru semakin khawatir.

“Sempat tenang keluarga karena pelaku diamankan, tapi infonya dia kabur,” ujar tante korban inisial VN saat dimintai konfirmasi.

Keluarga mendesak TNI segera mencari dan menangkap kembali Sertu MB.

Aksi yang dilakukan oknum prajurit tersebut telah membuat korban tertekan.

“Kondisi korban trauma dan butuh pendampingan psikologis,” ujarnya.

Sertu MB Jadi DPO

Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari Letkol Arm Danny AP Girsang mengatakan Sertu MB telah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Pihakknya mengerahkan seluruh personel di tiap wilayah untuk mencari jejak keberadaan Sertu MB.

“Sementara ini kami masih melacak keberadaannya. Surat DPO sudah kami keluarkan dan seluruh personel kami arahkan melakukan pencarian,” kata Letkol Arm Danny AP Girsang kepada wartawan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *