Hukum & Kriminal

Modus Baru! Pria di Kisaran Ditangkap Usai Belanja Sembako Pakai Uang Palsu

×

Modus Baru! Pria di Kisaran Ditangkap Usai Belanja Sembako Pakai Uang Palsu

Sebarkan artikel ini
uang palsu Kisaran
Pelaku pengendar uang palsu diinterogasi di Polsek Kota Kisaran

Topikseru.com, Medan – Seorang pria asal Kabupaten Batu Bara ditangkap setelah nekat berbelanja sembako menggunakan Uang Palsu di Pasar Ponegoro, Kisaran Kota, Minggu (3/5/2026).

Pelaku diketahui bernama Dogan Aruan (40), warga Dusun I, Desa Mekar Muliyo, Kecamatan Sei Balai.

Tertangkap Tangan Saat Transaksi

Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, Supangat, membenarkan penangkapan pelaku uang palsu tersebut.

Pelaku diamankan setelah pedagang curiga dengan uang yang digunakan saat membeli kebutuhan pokok.

“Pelaku tertangkap tangan oleh pedagang saat bertransaksi di Pasar Ponegoro Kisaran,” ujar Supangat, Senin (4/5/2026).

Dari tangan pelaku, polisi menyita uang palsu dengan total Rp3.500.000, terdiri dari pecahan:

  • Rp 100.000
  • Rp 50.000

Uang tersebut diduga sengaja digunakan untuk berbelanja agar terlihat seperti transaksi normal di pasar.

Dipesan Lewat Facebook

Hasil pemeriksaan mengungkap fakta mengejutkan. Pelaku mengaku mendapatkan uang palsu tersebut melalui media sosial.

“Pelaku memesannya dari Facebook, kemudian datang ke pasar untuk membeli sembako,” jelas Supangat.

Platform Facebook kini menjadi salah satu jalur yang tengah diselidiki aparat terkait peredaran uang palsu.

Polisi Buru Jaringan Lebih Besar

Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diserahkan ke Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Asahan, Immanuel P Simamora, menyebut pihaknya masih melakukan pengembangan kasus.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain dalam jaringan ini,” ujarnya.

Polisi mengingatkan masyarakat, khususnya pedagang, agar lebih waspada dalam menerima uang tunai.

Langkah sederhana seperti:

  • Memeriksa tekstur dan warna uang
  • Menggunakan alat deteksi uang palsu
  • Tidak terburu-buru saat transaksi

dapat membantu mencegah kerugian akibat peredaran uang palsu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *