Topikseru.com, Asahan – Jambore Gerakan Pramuka Cabang Tahun 2026 dibuka Bupati Asahan, di Alun-Alun Rambate Rata Rata Kisaran, Rabu (13/5/2026). Menjadi momen berkumpulnya ribuan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai penjuru wilayah, dalam satu semangat persaudaraan dan pembinaan diri.
Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Asahan, Agus Ramanda, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh instansi, lembaga, dan pihak terkait yang telah memberikan dukungan penuh. Baik berupa tenaga, pikiran, maupun fasilitas, sehingga acara besar ini dapat terselenggara dengan lancar dan baik.
Sementara itu, Bupati Taufik Zainal Abidin menegaskan arti penting kegiatan ini bagi masa depan generasi muda Asahan. Ia menyebutkan, Jambore bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, peningkatan kedisiplinan, pengasahan jiwa kepemimpinan, serta pembentukan kemandirian di tengah alam terbuka.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kwartir Cabang, seluruh panitia, dan pihak terkait yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan ini. Jambore Cabang tahun ini adalah kelanjutan sukses dari rangkaian kegiatan serupa yang telah digelar di tingkat kecamatan sebelumnya,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. “Melalui kegiatan ini, saya berharap adik-adik sekalian dapat mengasah mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial. Jadilah generasi muda yang disiplin, kreatif, bertanggung jawab, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang terus berubah,” tambahnya penuh semangat.
Rangkaian acara berjalan tertib dan khidmat, dimulai dari laporan panitia pelaksana, laporan ketua gerakan pramuka, dilanjutkan dengan upacara pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta momen hening cipta sebagai penghormatan bersama.
Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis oleh Bupati Asahan, yang menandakan Jambore Gerakan Pramuka Cabang Asahan Tahun 2026 resmi dibuka. Momen sakral dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta dan penaikan bendera kegiatan, yang menandai dimulainya serangkaian aktivitas menarik dan mendidik sepanjang acara berlangsung.
Jambore ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam melahirkan kader-kader muda Asahan yang tidak hanya cakap dalam keterampilan, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan cinta tanah air.












