Topikseru.com – Momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus membawa berkah bagi sektor transportasi Kereta Api di Sumatera Utara. PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang KA Siantar Ekspres dalam empat hari terakhir.
Sejak periode H-1 libur panjang pada 13 hingga 16 Mei 2026, kereta api ini telah melayani sebanyak 6.473 pelanggan.
Angka tersebut melampaui kapasitas normal yang hanya tersedia sebanyak 5.088 kursi atau setara okupansi mencapai 127 persen.
- Kompol DK Akhirnya Jalani Patsus Usai Viral Video Diduga Asusila dan Gunakan "Pod Getar"
- Empat Guru di Deli Serdang Mengaku Jadi Korban Yayasan dan Bantah Terlibat Korupsi Dana BOS, Minta Keadilan ke Presiden Prabowo
- Pesawat Saudi Airlines Sempat Gangguan di Kualanamu, 380 Jemaah Haji Tiba Selamat di Madinah
Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan tingginya minat masyarakat dipicu harga tiket yang terjangkau dan efisiensi perjalanan antarkota.
“Harga tiket KA Siantar Ekspres yang cukup terjangkau membuat banyak masyarakat menggunakannya sebagai sarana mobilisasi antardaerah di Sumatera Utara,” ujar Anwar.
Tiket Hampir Ludes Saat Akhir Pekan
Kepadatan penumpang masih terjadi pada Sabtu (16/5/2026). Empat perjalanan KA Siantar Ekspres dari Stasiun Medan dan Stasiun Siantar tercatat telah menjual 1.451 tiket.
Jumlah itu sudah melampaui kapasitas reguler sebanyak 1.272 tempat duduk atau naik sekitar 14 persen.
Menurut Anwar, penjualan tiket masih berpotensi meningkat hingga malam hari karena perjalanan terakhir dari Medan pukul 20.30 WIB masih tersedia.
Mobilitas Penumpang ke Siantar Meningkat
Selama empat hari terakhir, Stasiun Siantar menjadi salah satu titik dengan mobilitas penumpang tertinggi.
Total terdapat 4.508 pelanggan yang terlayani, terdiri dari 2.307 penumpang datang dan 2.201 penumpang berangkat.
KAI Sumut mencatat adanya perubahan pola perjalanan masyarakat selama periode libur panjang.
Pada pertengahan pekan, jumlah penumpang yang turun di Siantar jauh lebih tinggi dibanding yang berangkat. Kondisi itu menunjukkan banyak masyarakat datang ke Kota pematang siantar untuk berlibur maupun pulang kampung.
Namun memasuki akhir pekan, tren mulai berubah dengan jumlah penumpang berangkat dari Siantar lebih tinggi dari kedatangan.
Tarif Murah Jadi Daya Tarik Utama
KA Siantar Ekspres dinilai semakin masyarakat minati karena menawarkan tarif ekonomis sebesar Rp22.000 dengan waktu tempuh kurang dari tiga jam.
Efisiensi tersebut membuat kereta api menjadi alternatif utama dari kendaraan pribadi maupun transportasi darat lainnya.
Selain harga terjangkau, faktor keamanan perjalanan dan kemudahan pembelian tiket turut memperkuat daya tarik layanan ini.
KAI Optimistis Mobilitas Kereta Terus Tumbuh
KAI Sumut menilai tingginya okupansi KA Siantar Ekspres menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
Perusahaan berkomitmen menjaga kualitas pelayanan demi mendukung mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
“KA Siantar Ekspres menjadi solusi transportasi penghubung Medan-Siantar yang efisien serta ramah lingkungan,” kata Anwar.












