Topikseru.com, Medan – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara mencatat sebanyak 12 calon haji asal Sumatera Utara gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
Kasubbag Humas Kanwil Kemenhaj Sumut, Suci Ramadhani mengatakan sebagian besar jamaah batal berangkat akibat kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
“Meski tingkat keberhasilan pemberangkatan cukup tinggi, namun terdapat 12 orang belum dapat diberangkatkan,” ujar Suci di Medan, Jumat (15/5/2026).
- Kompol DK Akhirnya Jalani Patsus Usai Viral Video Diduga Asusila dan Gunakan "Pod Getar"
- Empat Guru di Deli Serdang Mengaku Jadi Korban Yayasan dan Bantah Terlibat Korupsi Dana BOS, Minta Keadilan ke Presiden Prabowo
- Pesawat Saudi Airlines Sempat Gangguan di Kualanamu, 380 Jemaah Haji Tiba Selamat di Madinah
Delapan Jamaah Gagal Berangkat di Sejumlah Kloter
Suci menjelaskan, delapan calon haji gagal diberangkatkan dari beberapa kelompok terbang (kloter) Embarkasi Medan.
Mereka berasal dari nomor manifes 345 dan 346 Kloter 5, nomor manifes 133 Kloter 11, nomor manifes 286 Kloter 12, nomor manifes 190 Kloter 13, nomor manifes 356 Kloter 14, serta nomor manifes 025 dan 099 Kloter 16.
Selain itu, dua calon haji juga terpaksa dipulangkan ke daerah asal masing-masing akibat gangguan kesehatan serius.
Dua Jamaah Dipulangkan Karena Demensia dan Gangguan Kejiwaan
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan memulangkan dua jamaah ke daerah asal di Tapanuli Selatan dan Tanjung Balai.
Keduanya diketahui mengalami demensia atau pikun serta gangguan mental saat berada di Medan sebelum keberangkatan.
“Sementara empat lainnya gagal berangkat karena sebelum masuk asrama haji kondisi kesehatannya terganggu dan faktor tertentu lainnya,” jelas Suci.
Faktor Kesehatan Jadi Tantangan Utama Musim Haji
Menurut Suci, faktor kesehatan masih menjadi tantangan terbesar dalam penyelenggaraan ibadah haji, terutama karena mayoritas jamaah merupakan lanjut usia.
Banyak jamaah juga memiliki riwayat penyakit tertentu yang membutuhkan pengawasan intensif sebelum keberangkatan.
“Mayoritas jamaah merupakan lanjut usia dan memiliki risiko kesehatan tertentu,” katanya.
Ribuan Jamaah Sumut Sudah Tiba di Tanah Suci
Meski terdapat sejumlah jamaah yang gagal berangkat, tingkat keberhasilan pemberangkatan haji Embarkasi Medan tetap tergolong tinggi.
Berdasarkan data PPIH Embarkasi Medan, sebanyak 5.972 calon haji dan petugas kloter telah tiba di Tanah Suci untuk mengikuti rangkaian ibadah haji.
Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sejak 22 April hingga 11 Mei 2026 melalui Asrama Haji Medan menuju Bandara Internasional Kualanamu.
“Secara keseluruhan tingkat keberhasilan pemberangkatan mencapai sekitar 99,70 persen,” ujar Suci.
Enam Kursi Pesawat Dilaporkan Kosong
Selain jamaah gagal berangkat, PPIH Embarkasi Medan juga mencatat terdapat enam kursi kosong atau open seat murni di sejumlah kloter.
Kekosongan itu terjadi akibat perubahan manifes penerbangan selama musim haji berlangsung.
Namun secara umum, proses pemberangkatan Jamaah Haji Sumatera Utara tahun ini disebut berjalan aman dan tertib.












