Topikseru.com, Medan – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) memusnahkan berbagai jenis narkotika hasil pengungkapan kasus peredaran narkoba selama periode April hingga Mei 2026.
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 2,7 kilogram sabu-sabu, 110 butir pil ekstasi, serta 116,4 gram ketamine.
Kepala BNNP Sumut, Tatar Nugroho, mengatakan pemusnahan dilakukan menggunakan mobil insinerator di Medan, Selasa.
“Selain itu, jenis narkotika lainnya ada 110 butir pil ekstasi dan 116,4 gram ketamine,” ujar Tatar.
11 Tersangka Diamankan
Dari hasil pengungkapan sejumlah kasus tersebut, petugas turut menangkap 11 orang tersangka yang berasal dari Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
Menurut Tatar, pengungkapan kasus narkotika itu menjadi bagian dari upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba yang terus dilakukan aparat penegak hukum di Sumatera Utara.
Dia menyebut, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan mampu menyelamatkan puluhan ribu masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
“Dari hasil pengungkapan tersebut, setidaknya BNNP Sumut telah menyelamatkan anak bangsa sebanyak 48.757 orang dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” katanya.
Sumut Masih Peringkat Pertama Pengguna Narkoba
BNNP Sumut menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pemberantasan narkoba bersama aparat penegak hukum lainnya.
Sebelumnya, Tatar mengungkapkan bahwa Sumatera Utara saat ini masih menempati posisi tertinggi secara nasional dalam jumlah pengguna narkoba.
Menurut dia, sekitar 10 persen dari total 15 juta penduduk Sumut terindikasi menjadi pengguna narkotika.
“Penyebarannya sekarang sudah merambah hingga ke desa-desa,” ucapnya.
Jalur Strategis Jadi Faktor Tingginya Peredaran Narkoba
Tatar menjelaskan tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Sumatera Utara dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya kondisi geografis wilayah tersebut.
Dia menyebut Sumut menjadi salah satu jalur utama masuknya narkotika ke Indonesia. Selain itu, wilayah ini juga diapit sejumlah titik rawan di bagian selatan yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur penyelundupan.
Kondisi tersebut membuat peredaran narkoba di Sumut masih menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
BNNP Sumut Tingkatkan Pengawasan
Selain melakukan penindakan, BNNP Sumut juga terus meningkatkan pengawasan dan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat hingga ke daerah pedesaan.
Langkah tersebut dilakukan guna menekan angka penyalahgunaan narkotika yang dinilai semakin mengkhawatirkan.












