Sumut

Warga Griya Nato 1 Padangsidimpuan Protes, Distribusi Air PDAM Tirta Ayumi Terganggu Hampir Sebulan

×

Warga Griya Nato 1 Padangsidimpuan Protes, Distribusi Air PDAM Tirta Ayumi Terganggu Hampir Sebulan

Sebarkan artikel ini
Warga Perumahan Griya Nato 1, Padangsidimpuan, mengambil air di masjid akibat gangguan pasokan air PDAM yang berlangsung hampir satu bulan.
Seorang warga Perumahan Griya Nato 1, Desa Ujung Gurap, Kota Padangsidimpuan, mengambil air di masjid akibat gangguan pasokan air bersih yang telah berlangsung hampir satu bulan. Foto: Topikseru.com/Istimewa

Topikseru.com, Padangsidimpuan — Warga Perumahan Griya Nato 1, Desa Ujung Gurap, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, mengeluhkan gangguan pasokan air bersih dari PDAM Tirta Ayumi yang telah berlangsung hampir satu bulan. Kondisi tersebut memicu protes warga dan desakan agar Pemerintah Kota segera turun tangan.

Gangguan distribusi air yang tidak kunjung normal itu disebut telah mengganggu aktivitas harian masyarakat, mulai dari kebutuhan mandi, mencuci, memasak, hingga sanitasi rumah tangga.

Warga Keluhkan Air Tidak Mengalir Berhari-hari

Koordinator warga Griya Nato 1, Darman Syah Pulungan, mengatakan bahwa aliran air ke rumah-rumah warga tidak berjalan normal dalam beberapa minggu terakhir, bahkan sempat tidak mengalir sama sekali.

“Selama hampir satu bulan ini air ke rumah warga terganggu, bahkan ada waktu tidak mengalir sama sekali. Ini sangat mengganggu kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Darman, Selasa (23/6/2026).

Ia menyebut, persoalan gangguan air bersih ini bukan kali pertama terjadi, melainkan sudah berulang dalam beberapa tahun terakhir dengan pola permasalahan yang serupa.

Keluhan Berulang Tanpa Solusi Permanen

Menurut warga, berbagai keluhan yang disampaikan kepada pihak PDAM Tirta Ayumi kerap mendapat penjelasan yang sama, seperti penurunan debit air, gangguan teknis, hingga kendala distribusi jaringan.

Namun, warga menilai belum ada solusi jangka panjang yang benar-benar menyelesaikan akar permasalahan.

“Setiap kali ditanyakan, jawabannya hampir selalu sama. Tapi masalahnya tetap berulang,” kata Darman.

Minim Informasi dan Kepastian dari PDAM

Selain gangguan pasokan, warga juga mengeluhkan minimnya informasi resmi dari pihak PDAM Tirta Ayumi terkait penyebab gangguan maupun perkiraan waktu normalisasi layanan.

Upaya komunikasi yang dilakukan warga, baik melalui kunjungan langsung maupun pesan singkat kepada petugas, disebut belum memberikan kepastian yang jelas.

“Warga tidak hanya kesulitan air, tapi juga tidak mendapat kejelasan kapan kondisi ini akan kembali normal,” ujarnya.

Dampak: Warga Terpaksa Gunakan Air Ibadah hingga Beli Air

Gangguan distribusi air ini berdampak langsung pada aktivitas harian masyarakat. Sejumlah warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.

Sebagian warga bahkan terpaksa menggunakan air dari fasilitas masjid untuk kebutuhan sehari-hari, sementara lainnya harus membeli air bersih dari luar dengan biaya tambahan.

Kondisi ini dinilai memberatkan, terutama bagi warga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Tuntutan Warga kepada PDAM dan Pemkot

Atas kondisi tersebut, warga Griya Nato 1 menyampaikan sejumlah tuntutan kepada PDAM Tirta Ayumi dan Pemerintah Kota Padangsidimpuan, yaitu:

  1. Memulihkan distribusi air bersih secara normal sesegera mungkin
  2. Menyampaikan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan
  3. Memberikan informasi jadwal dan target penyelesaian perbaikan
  4. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pelayanan PDAM
  5. Pemerintah Kota diminta turun tangan dalam penyelesaian masalah

Warga menegaskan bahwa jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, mereka akan mempertimbangkan penyampaian aspirasi secara kolektif.

Pemenuhan Air Bersih Jadi Sorotan

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PDAM Tirta Ayumi terkait keluhan warga tersebut.

Gangguan distribusi air bersih ini kembali menyoroti pentingnya pelayanan dasar publik yang stabil, transparan, dan responsif, mengingat air merupakan kebutuhan vital masyarakat sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *