Pilkada Sumut

Bobby Nasution Janji Bangun TPS Terpadu, Solusi Sampah di Sumut

×

Bobby Nasution Janji Bangun TPS Terpadu, Solusi Sampah di Sumut

Sebarkan artikel ini
Bobby Nasution
Pasangan calon gubernur Sumatera Utara Nomor urut 1 Bobby Nasution-Surya akan membangun tempat pengolahan sampah terpadu untuk penanganan persoalan sampah di wilayah ini jika terpilih di Pilkada 2024, Rabu(6/11/2024). Foto: Antara

Ringkasan Berita

  • Calon Wakil Gubernur nomor urut 1, Surya, mengatakan pembangunan membutuhkan koordinasi antara pemerintah provinsi da…
  • Program tersebut akan mereka lakukan bila Bobby Nasution – Surya terpilih pada Pemilihan Gubernur Sumut mendatang.
  • Dia menilai pembangunan tempat pembuangan akhir sampah regional penting sebagai tanggung jawab pemerintah provinsi un…

TOPIKSERU.COM, MEDAN – Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berjanji akan menghadirkan tempat pengolahan sampah (TPS) terpadu untuk menangani masalah sampah di Sumatera Utara.

Program tersebut akan mereka lakukan bila Bobby Nasution – Surya terpilih pada Pemilihan Gubernur Sumut mendatang.

Calon Wakil Gubernur nomor urut 1, Surya, mengatakan pembangunan membutuhkan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Kemudian kami melaksanakan kegiatan dan akan membangun tempat pembuangan akhir sampah regional,” kata Surya pada debat publik kedua KPU Sumut, di Medan, Rabu (6/11) malam.

Dia menilai pembangunan tempat pembuangan akhir sampah regional penting sebagai tanggung jawab pemerintah provinsi untuk menangani persoalan sampah di Sumatera Utara.

“Demikian sampai hari ini yang menjadi tanggung jawab gubernur tempat pembuangan akhir sampah regional ini belum pernah terwujud. Insya Allah nanti mudah-mudahan kami menjadi gubernur dan wakil gubernur tempat pembuangan akhir segera terlaksana,” ujar Surya.

Baca Juga  Bobby Nasution Tegaskan Bantuan 30 Ton untuk Korban Banjir Medan dari UEA Tidak Disalurkan Pemerintah

Debat kedua Pilgub Sumut mengangkat tema “Peningkatan daya saing daerah dan pembangunan berkelanjutan” yang terdiri dari enam sub tema.

Adapun subtema terdiri dari memajukan daerah terkait peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas daerah (konektivitas sistem transportasi publik, ketersediaan akses internet di daerah-daerah.

Kemudian, peningkatan investasi daerah (penanaman modal, penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor pariwisata dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Lalu, subtema menyelesaikan persoalan daerah tentang degradasi lingkungan dan bencana alam (banjir, tanah longsor, reboisasi hutan, pencemaran air, tanah, dan udara, ketersediaan air bersih, industrialisasi, dan AMDAL).

Konflik pertanahan, konflik pertambangan, alih fungsi lahan dan eksploitasi hutan, persoalan wilayah perbatasan antar pemerintah daerah dan ketahanan pangan dan energi, inovasi teknologi pembangunan daerah dan percepatan desa mandiri.

Acara debat publik kandidat gubernur dan wakil gubernur Sumut yang kedua itu berlangsung 180 menit yang dimulai pukul 20.00 hingga pukul 23.00 WIB melibatkan sembilan panelis.