Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Spot Tercatat Turun 0,5% Terseret di Level US$4.588,71 Per Ons

×

Harga Emas Spot Tercatat Turun 0,5% Terseret di Level US$4.588,71 Per Ons

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Spot
Harga emas spot melemah tipis tertekan kekhawatiran inflasi yang membayangi arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), di tengah ketidakpastian perkembangan negosiasi damai antara AS dan Iran.

Topikseru.com, Jakarta – Pada perdagangan Senin (4/5/2026) harga Emas spot tercatat turun 0,5% menjadi US$4.588,71 per ons pada pukul 06.55 GMT.

Harga Emas spot melemah tipis tertekan kekhawatiran inflasi yang membayangi arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), di tengah ketidakpastian perkembangan negosiasi damai antara AS dan Iran.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni melemah 0,9% ke level US$4.600,60 per ons.

Perdagangan cenderung sepi karena pasar di sejumlah negara besar seperti China, Jepang, dan Inggris tutup karena libur nasional.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengakhiri masa jabatannya pekan lalu dengan mempertahankan suku bunga, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi.

Analis KCM Trade Tim Waterer mengatakan, harga emas masih terpengaruh oleh sikap hawkish bank sentral AS dalam pertemuan terakhir.

“Emas masih merasakan dampak dari pesan hawkish The Fed pekan lalu, terutama adanya perbedaan pandangan yang menahan peluang pelonggaran kebijakan,” ujarnya.

Sejumlah pejabat The Fed bahkan menilai lonjakan harga minyak akibat konflik Iran berpotensi mendorong bank sentral untuk menahan suku bunga lebih tinggi dalam waktu lebih lama, bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga ke depan.

Kondisi ini menjadi tekanan bagi emas, yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Sehingga kurang menarik dibandingkan instrumen berbunga saat suku bunga tinggi.

Di sisi lain, harga minyak memang sedikit melemah namun masih bertahan di atas US$100 per barel.

Ketidakpastian terkait potensi kesepakatan damai antara AS dan Iran tetap menjadi perhatian utama pasar.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pemerintah AS akan membantu membebaskan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz akibat konflik.

Di saat yang sama, sebuah kapal tanker dilaporkan terkena proyektil tak dikenal di kawasan tersebut.

Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa Washington telah menyampaikan respons atas proposal 14 poin dari Teheran melalui Pakistan, yang saat ini masih dalam tahap peninjauan.

Ke depan, Waterer memperkirakan harga emas akan bergerak dalam kisaran US$4.400 hingga US$5.500 per ons hingga akhir tahun.

“Kenaikan ke batas atas membutuhkan meredanya ketegangan geopolitik dan penurunan tekanan inflasi,”

“Sebaliknya, harga minyak yang tetap tinggi akan menahan emas di kisaran bawah,” jelasnya.

Logam mulia lainnya juga melemah. Harga perak spot turun 0,6% menjadi US$74,91 per ons, platinum stagnan di US$1.989, sementara paladium turun 0,4% ke US$1.519,78.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *