Topikseru.com, Medan – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 menjadi refleksi nyata bagaimana nilai-nilai dasar negara diterapkan dalam pelayanan publik, khususnya sektor transportasi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) menegaskan komitmennya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau melalui operasional tiga Kereta Api Bersubsidi yang melayani berbagai wilayah di Sumatera Utara.
Melalui skema Public Service Obligation (PSO) yang didukung pemerintah, ribuan masyarakat dapat menikmati layanan transportasi massal dengan tarif ekonomis. Program ini dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Manager Hubungan Masyarakat KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan keberadaan kereta api bersubsidi merupakan implementasi langsung dari sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
“Subsidi yang dialokasikan pemerintah ini pada hakikatnya ditujukan langsung untuk masyarakat, bukan untuk korporasi KAI. Melalui skema ini, kami berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat dan roda perekonomian masyarakat di berbagai daerah Sumatera Utara dapat bergerak lebih cepat,” ujar Anwar.
Tiga Kereta Bersubsidi Jadi Andalan Masyarakat Sumut
Saat ini terdapat tiga layanan kereta api di wilayah Divre I Sumatera Utara yang memperoleh subsidi pemerintah.
Ketiga layanan tersebut meliputi:
- KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi–Lalang dengan tarif Rp 5.000
- KA Siantar Ekspres relasi Medan–Pematangsiantar dengan tarif Rp 22.000
- KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai dengan tarif Rp 27.000
Layanan ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja, pendidikan, perdagangan, hingga aktivitas sosial dan keluarga.
Menurut Anwar, keberadaan kereta api bersubsidi memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperluas akses transportasi yang merata hingga ke berbagai daerah.
“Kereta api adalah moda transportasi yang inklusif. Kami menerapkan standar pelayanan yang sama kepada seluruh pelanggan tanpa membedakan kelas tarif sehingga manfaat pembangunan transportasi dapat dirasakan secara merata,” katanya.
Libur Hari Lahir Pancasila Dongkrak Jumlah Penumpang
Tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api bersubsidi juga terlihat selama periode libur Hari Lahir Pancasila 2026.
KAI Sumatera Utara mencatat sebanyak 11.592 pelanggan memanfaatkan layanan kereta api PSO selama masa liburan tersebut.
Dari jumlah tersebut, rincian pengguna layanan meliputi:
- KA Putri Deli sebanyak 7.490 pelanggan
- KA Siantar Ekspres sebanyak 3.335 pelanggan
- KA Datuk Belambangan sebanyak 767 pelanggan
Data tersebut menunjukkan bahwa moda transportasi berbasis rel masih menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan efisiensi biaya, kenyamanan perjalanan, serta ketepatan waktu.
Selain itu, tingginya okupansi kereta bersubsidi juga mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap Transportasi Publik yang terjangkau di tengah meningkatnya mobilitas antardaerah.
Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Daerah
Kehadiran kereta api bersubsidi tidak hanya memberikan manfaat dari sisi transportasi, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Akses transportasi yang lebih mudah memungkinkan distribusi barang dan jasa berjalan lebih efisien, sekaligus membuka peluang usaha di berbagai daerah yang dilintasi jalur kereta api.
Program PSO juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik.
“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus menjaga keandalan standar pelayanan tanpa membedakan kelas tarif, demi mewujudkan transportasi perkeretaapian yang inklusif, aman, dan merata bagi seluruh masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap lembar tiket bersubsidi yang digunakan masyarakat menjadi bukti kehadiran negara dalam mempermudah mobilitas dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” tutup Anwar.












