Bursa

Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) Laris Manis, Sepekan Terakhir Naik 50%

×

Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) Laris Manis, Sepekan Terakhir Naik 50%

Sebarkan artikel ini
Saham PACK
PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) emiten Bidang Industri Percetakan Digital Untuk Kemasan Fleksibel.(Foto: Topikseru.com/ Ajaib)

Topikseru.com, Jakarta – Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) laris manis ramai ditransaksikan pada sesi I perdagangan Senin (20/4/2026). Dalam kurun waktu satu pekan terakhir, akumulasi kenaikan harga saham PACK telah melampaui angka 50%

Emiten PACK menunjukkan performa impresif pada perdagangan sesi I, Senin (20/4/2026). Saham berkode PACK tersebut terpantau laris manis dan mendominasi aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hingga pukul 09.34 WIB, harga saham PACK melambung 8,05% ke level Rp 322 per lembar. Tingginya minat investor terlihat dari volume perdagangan yang mencapai 404,13 juta saham dengan nilai transaksi menyentuh Rp 128,5 miliar.

Dominasi Frekuensi Perdagangan

Berdasarkan data pasar, PACK mencatatkan frekuensi perdagangan sebanyak 20.475 kali, yang merupakan angka tertinggi dibandingkan emiten lainnya pada periode yang sama. Lonjakan ini melanjutkan tren positif perusahaan yang sebelumnya konsisten berada di zona hijau sejak 10 April hingga 17 April 2026.

Baca Juga  Bursa Saham Asia Pasifik Menguat Dipicu Harapan Kesepakatan AS-Iran

Dalam kurun waktu satu pekan terakhir, akumulasi kenaikan harga saham PACK telah melampaui angka 50%. Sebagai informasi, karena PACK masih tercatat dalam Papan Akselerasi, batas maksimum kenaikan harian (Auto Rejection Atas/ARA) dibatasi sebesar 10%.

Pantauan Transaksi di Pasar Negosiasi

Selain pergerakan masif di pasar reguler, saham PACK juga terpantau aktif di pasar negosiasi pada akhir pekan lalu. Menurut data tercatat adanya dua transaksi besar pada Jumat (17/4):

  1. Transaksi Pertama: Sejumlah 1.754.415 lot saham berpindah tangan pada harga Rp 99 per saham, dengan total nilai Rp 17,3 miliar.
  2. Transaksi Kedua: Sejumlah 1.754.415 lot saham ditransaksikan pada harga Rp 98 per saham, dengan nilai total Rp 17,1 miliar.

Hingga saat ini, manajemen PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai latar belakang atau identitas pihak yang melakukan transaksi di pasar negosiasi tersebut.

Di sekitar pukul 09.34 WIB, harga saham PACK juga melompat 8,05 ke Rp 322. Sudah sebanyak 404,13 juta saham diperdagangkan, frekuensi 20.475 kali, dan nilai transaksi Rp 128,5 miliar.

Frekuensi perdagangan saham Abadi Nusantara Hijau Investama tertinggi di antara yang lainnya.

Saham berkode PACK sendiri sebelumnya selalu diparkir mantap di zona hijau sejak 10 April 2026 sampai dengan 17 April pekan lalu. Dalam satu pekan terakhir, saham ini melambung lebih dari 50%.

Saham Abadi Nusantara Hijau Investama masih tercatat di papan akselerasi sehingga maksimum kenaikannya 10%.

Sebelumnya, berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas pada Jumat pekan lalu per pukul 09.08 WIB, sejumlah 1.754.415 lot saham PACK ditransaksikan di pasar nego di Rp 99. Sehingga nilai keseluruhannya Rp 17,3 miliar.

Juga sejumlah 1.754.415 lot saham PACK diperdagangkan di pasar nego di Rp 98. Dengan nilai keseluruhan Rp 17,1 miliar.

Belum ada keterangan resmi terkait transaksi saham PACK di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia.

BEI Minta PACK Klarifikasi, Ini Faktanya!

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) emiten Bidang Industri Percetakan Digital Untuk Kemasan Fleksibel menjelaskan surat dari Bursa Efek Indonesia (BEI) nomor No. S-02012/BEI.PP1/02-2025 tanggal 24 Februari 2025 mengenai terjadinya volatilitas transaksi efek.

Magdalena Veronika Direktur Utama PACK dalam keterangan tertulisnya Rabu (26/2) menuturkan bahwa Perseroan dengan ini menginformasikan bahwa Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi keputusan investasi pemodal.

PACK tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhinilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

PACK juga tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diaturdalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.04/2017 Tentang Laporan Kepemilikanatau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

PACK tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhinilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

PACK juga tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diaturdalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.04/2017 Tentang Laporan Kepemilikanatau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

PACK sedang mempertimbangkan untuk melaksanakan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana yang telah disetujui dalam RapatUmum Pemegang Saham Luar Biasa tertanggal 30 Desember 2024, bergantung pada kondisipasar dan ekonomi yang mungkin berdampak pada Perseroan.

Magdalena menegaskan Pengendali sekaligus pemegang saham utama PACK yaitu PT Eco Energi Perkasa (EEP) tidak memiliki rencana terhadap kepemilikan sahamnya dalam Perseroan dalam waktu dekat.

Perlu diketahui PT Eco Energi Perkasa sebagai pengendali baru melakukan penawaran tender wajib (tender offer) maksimum sebanyak 689,95 juta lembar saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) pada 25 Februari 2025 sampai dengan 26 Maret 2025.

Harga penawaran tender wajib PACK berada di level sebesar Rp37 per saham. Dengan demikian, nilai daripada tender wajib ini sebanyak-banyaknya mencapai Rp25,52 miliar. Adapun jumlah saham yang akan dieksekusi itu setara dengan 44,9% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp10 per saham.

Pengendali baru PACK yakni PT Eco Energi Perkasa menyatakan memiliki dana yang cukup untuk melakukan penyelesaian dan pembayaran sehubungan dengan penawaran tender wajib tersebut. Dan, pengendali baru menegaskan tidak ada rencana untuk melikuidasi PACK atau mengubah kebijakan dividen hingga go private.

Pada perdagangan saat pengumuman tender offer Senin (24/2) saham PACK naik Rp210 atau menguat 10 % menjadi Rp2.360 per lembar saham.

PT Eco Energi Perkasa (EEP) telah melakukan pengambilalihan saham PACK pada tanggal 22 Oktober 2024 dan telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian antara EEP dengan PT Star Magnum Capital, Michael Gerald Jusanti, PT JJF Investama, Hendrick, dan PT Benson Kapital Indonesia Para Penjual sehubungan dengan rencana transaksi pengambilalihan atas 753.400.500 saham atau 49% kepemilikan atas Perseroan.