Piala Dunia 2026

IHSG Terpangkas 52,49 Poin Longsor ke Level 6.202,46 di Perdagangan Sesi I

×

IHSG Terpangkas 52,49 Poin Longsor ke Level 6.202,46 di Perdagangan Sesi I

Sebarkan artikel ini
IHSG
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,84% atau terpangkas 52,49 poin ke level 6.202,46 pada perdagangan sesi I, Rabu (17/6/2026). IHSG tertekan pelemahan mayoritas indeks sektoral yang dipimpin sektor perindustrian 2,15%, energi 1,97%, transportasi 1,45%, teknologi 1,29%,. barang baku 1,25%, keuangan 1,18%, properti dan real estate 0,80%.
Intinya Sih
  • Pada awal perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah siang ini se dibuka menguat di pasar spot.
  • Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,84% atau terpangkas 52,49 poin ke level 6.
  • 202,46 pada perdagangan sesi I, Rabu (17/6/2026).
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI)

Topikseru.com, Jakarta – Pada awal perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah siang ini setelah dibuka menguat di pasar spot.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,84% atau terpangkas 52,49 poin ke level 6.202,46 pada perdagangan sesi I, Rabu (17/6/2026).

IHSG tertekan pelemahan mayoritas indeks sektoral yang dipimpin sektor perindustrian 2,15%, energi 1,97%, transportasi 1,45%, teknologi 1,29%,. barang baku 1,25%, keuangan 1,18%, properti dan real estate 0,80%.

Kemudian sektor barang konsumer non primer juga turun 0,77%, disusul sektor kesehatan 0,33%, infrastruktur 0,33%. Hanya sektor barang konsumer primer satu-satunya yang menguat 0,52%.

Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 22,06 miliar dengan nilai transaksi Rp 16,31 triliun.

Ada 394 saham yang melemah jadi pemberat IHSG, sementara 275 saham lainnya menguat dan 144 saham stagnan.

Top losers di LQ45 adalah:
1. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) 5,04% ke Rp 700 per saham
2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 4,52% ke Rp 1.690 per saham
3. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) 3,92% ke Rp 1.595 per saham

Top gainers di LQ45 adalah:
1. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) 4,88% ke Rp 645 per saham
2. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) 3,43% ke Rp 905 per saham
3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) 2,25% ke Rp 1.590 per saham

Analis Pasar: IHSG Lanjutkan Penguatan Setelah Berhasil Membentuk Pola V-shape Recovery

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 4,12% atau bertambah 247 poin ke level 6.254,96 pada penutupan perdagangan, Senin (15/6/2026).

Untuk perdagangan selanjutnya Rabu (17/6), Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan setelah berhasil membentuk pola V-shape recovery yang didukung oleh membaiknya sentimen pasar serta mulai melandainya tekanan jual investor asing.

Secara teknikal, momentum penguatan masih cukup terjaga selama IHSG mampu bertahan di atas area support.

“Kami memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 6.071–5.931 dengan target resistance berada pada kisaran 6.300–6.360,” kata Reza.

Dari sisi sentimen, Reza bilang pelaku pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan mempertahankan BI Rate di level 5,50%, serta pertemuan The Fed pekan depan yang juga diperkirakan menahan suku bunga acuannya.

Sentimen tersebut berpotensi mendukung stabilitas rupiah dan meningkatkan minat investor ke IHSG.

Selain itu, optimisme kesepakatan damai AS-Iran yang mendorong penurunan harga minyak dunia turut menjadi katalis positif karena berpotensi menekan inflasi, menjaga fiskal pemerintah, dan mendukung penguatan rupiah.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatannya dalam jangka pendek.

Sementara itu, Praktisi pasar modal sekaligus Pendiri WH-Project, William Hartanto memprediksi level IHSG di perdagangan selanjutnya berada pada kisaran 6.188 – 6.400.

“Proyeksi ini didasari oleh optimisme pelaku pasar yang melihat level IHSG sudah tembus level 6.200 sebagai konfirmasi pembalikan arah,” ucap William.
Berdasarkan rekomendasi saham, William saat ini menyarankan buy saham IMPC dan TPIA di target harga masing-masing Rp 1.900-Rp 2.000 dan Rp 2.300-Rp 2.400 per saham.

Adapun Reza merekomendasikan sejumlah saham yang menarik dicermati, antara lain:
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
Rekomendasi: Buy Rp 4.400 – Rp 4.500
Target Price: Rp 4.610 – Rp 4.720
Stop Loss: Di bawah Rp 4.300

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Rekomendasi: Buy Rp 2.650 – Rp 2.700
Target Price: Rp 2.850 – Rp 2.940
Stop Loss: Di bawah Rp 2.550

PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL)
Rekomendasi: Buy Rp 270 – Rp 276
Target Price: Rp 284 – Rp 300
Stop Loss: Di bawah Rp 265

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *