- Piala Dunia 2026 menjadi panggung generasi baru sepak bola dunia.
- Nama-nama seperti Lamine Yamal, Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Joao Neves hingga Arda Guler mulai mencuri perhatian.
- Namun, di tengah kemunculan para talenta muda tersebut, sorotan terbesar justru masih mengarah kepada dua ikon sepak bola modern: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Topikseru.com – Piala Dunia 2026 menjadi panggung generasi baru sepak bola dunia. Nama-nama seperti Lamine Yamal, Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Joao Neves hingga Arda Guler mulai mencuri perhatian. Namun, di tengah kemunculan para talenta muda tersebut, sorotan terbesar justru masih mengarah kepada dua ikon sepak bola modern: Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Bagi pencinta sepak bola, persaingan keduanya seolah belum berakhir. Bahkan, Piala Dunia 2026 dipandang sebagai babak terakhir dari rivalitas dua pemain yang telah mendominasi dunia sepak bola selama hampir dua dekade.
Menariknya, Messi dan Ronaldo sama-sama mengukir sejarah baru dengan menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Namun, performa keduanya di laga perdana turnamen kali ini menunjukkan kontras yang sangat mencolok.
Lantas, siapa yang lebih layak menyandang status Greatest of All Time (GOAT)?
1. Lionel Messi Cetak Hattrick Pertama di Piala Dunia
Kapten Argentina itu tampil luar biasa saat menghadapi Aljazair pada laga pembuka Grup Piala Dunia 2026.
Di usia 38 tahun, Messi mencetak hattrick pertamanya di Piala Dunia dan membawa Argentina menang telak 3-0.
Penampilan tersebut langsung menjadi pembicaraan dunia karena menunjukkan bahwa La Pulga masih mampu tampil dominan di level tertinggi.
2. Messi Jadi Pemain Pertama yang Tampil di Enam Piala Dunia
Saat namanya masuk dalam susunan pemain utama Argentina, Messi resmi menjadi pesepak bola pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia.
Dia memulai perjalanannya di Jerman 2006 dan terus menjadi andalan Argentina hingga Piala Dunia 2026.
3. Menyamai Rekor Gol Miroslav Klose
Tiga gol ke gawang Aljazair membuat koleksi gol Messi di Piala Dunia meningkat menjadi 16 gol.
Jumlah tersebut menyamai torehan legenda Jerman, Miroslav Klose, yang selama ini memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak di sejarah Piala Dunia.
4. Pencetak Hattrick Tertua di Piala Dunia
Messi juga mengukir rekor sebagai pemain tertua yang mencetak hattrick di Piala Dunia.
Pada usia 38 tahun, bintang Inter Miami itu membuktikan bahwa usia hanyalah angka dan kualitasnya masih berada di level elite.
5. Pemilik Kontribusi Gol Terbanyak di Piala Dunia
Messi kini menjadi pemain dengan kontribusi gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Total, ia telah membukukan:
- 16 gol
- 8 assist
- 24 kontribusi gol
Catatan tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di turnamen sepak bola terbesar dunia.
6. Raja Gol dari Luar Kotak Penalti
Dua gol Messi ke gawang Aljazair dicetak melalui tendangan jarak jauh.
Tambahan tersebut membuatnya mengoleksi enam gol dari luar kotak penalti, jumlah terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
7. Pemain Termuda dan Tertua Argentina yang Mencetak Gol di Piala Dunia
Messi juga memegang rekor unik sebagai pencetak gol termuda sekaligus tertua bagi Argentina di Piala Dunia.
Tak hanya itu, laga melawan Aljazair juga menjadi pertandingan ke-200 Messi bersama tim nasional Argentina, sebuah pencapaian yang sulit disamai pemain lain.
Cristiano Ronaldo: Rekor Bersejarah yang Dibayangi Penampilan Mengecewakan
Jika Messi tampil sempurna, cerita berbeda justru dialami Cristiano Ronaldo.
Kapten Portugal itu memang mencatat sejarah sebagai pemain kedua yang tampil di enam Piala Dunia. Namun, penampilannya saat menghadapi Republik Demokratik Kongo jauh dari kata memuaskan.
Portugal hanya bermain imbang 1-1, sementara Ronaldo gagal memberikan dampak besar di lini depan.
8. Cristiano Ronaldo Minim Sentuhan dan Tanpa Tembakan
Sepanjang babak pertama, Ronaldo terlihat kesulitan menemukan ritme permainan.
Ia hanya beberapa kali menyentuh bola dan lebih sering melakukan umpan sederhana.
Yang paling mengejutkan, pemain berusia 41 tahun itu menutup 45 menit pertama tanpa melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang RD Kongo.
Situasi tersebut sangat kontras dengan ekspektasi publik yang berharap CR7 bisa menjawab penampilan gemilang Messi sehari sebelumnya.
9. Portugal Kehilangan Momentum
Portugal sebenarnya sempat unggul cepat lewat gol Joao Neves.
Namun, minimnya kontribusi Ronaldo di lini depan membuat Selecao gagal mengembangkan permainan. Situasi semakin sulit setelah Yoane Wissa mencetak gol penyeimbang di masa injury time babak pertama.
Hasil imbang itu membuat debut Portugal di Piala Dunia 2026 jauh dari kata ideal.
Siapa GOAT Sesungguhnya?
Perdebatan soal siapa yang pantas menyandang status GOAT tampaknya akan terus berlangsung.
Namun, jika melihat penampilan di laga perdana Piala Dunia 2026, Lionel Messi jelas unggul telak.
Satu pemain mencetak hattrick dan memecahkan tujuh rekor sekaligus. Sementara pemain lainnya harus mengawali turnamen dengan performa yang belum memenuhi ekspektasi.
Meski demikian, Piala Dunia 2026 masih panjang. Cristiano Ronaldo masih memiliki kesempatan untuk menjawab kritik dan kembali menunjukkan mengapa namanya selalu disejajarkan dengan Lionel Messi dalam perdebatan pemain terbaik sepanjang masa.












