Lingkungan

Program Konservasi YEL di Harangan Tapanuli Raih Dukungan Satellites for Biodiversity Award

×

Program Konservasi YEL di Harangan Tapanuli Raih Dukungan Satellites for Biodiversity Award

Sebarkan artikel ini

Perkuat Konservasi Melalui Teknologi Satelit

YEL
Program konservasi dan perlindungan habitat yang dijalankan Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) di Ekosistem Batang Toru (Harangan Tapanuli) terpilih sebagai salah satu program yang mendapat dukungan dari The Connected Conservation Foundation (CCF) dan Airbus Foundation melalui ajang Satellites for Biodiversity Award yang keempat.(Foto: Topikseru.com/ Humas Yayasan Ekosistem Lestari)

Topikseru.com, Medan – Program konservasi dan perlindungan habitat yang dijalankan Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) di Ekosistem Batang Toru (Harangan Tapanuli) terpilih sebagai salah satu program yang mendapat dukungan dari The Connected Conservation Foundation (CCF) dan Airbus Foundation melalui ajang Satellites for Biodiversity Award yang keempat.

Dukungan ini memberikan akses bagi para praktisi terhadap citra satelit mutakhir, perangkat Observasi Bumi yang canggih, serta keahlian teknis untuk mendeteksi ancaman, memantau perubahan, dan berkontribusi pada pemulihan ekosistem  Batang Toru ( Harangan Tapanuli) yang dapat diakses secara real time.

Direktur Eksekutif CCF, Sophie Maxwell, mengatakan aktivitas manusia telah mengubah ekosistem dengan laju yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga spesies dan komunitas harus menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Namun, kondisi bentang alam ini masih bisa dipulihkan. Dengan memadukan pengamatan bumi, kecerdasan buatan (AI), keahlian lokal, dan kepemimpinan masyarakat, kita dapat membantu tim konservasi memahami perubahan yang terjadi, merespons lebih cepat, serta mendukung pemulihan alam,” ujar Sophie Maxwell dalam siaran pers yang diterima di Medan, Rabu (1/7/2026).

Julius Paolo Siregar, Kepala Divisi Exsitu YEL-SOCP menyambut baik dukungan dari The Connected Conservation Foundation (CCF) dan Airbus Foundation melalui Satellites for Biodiversity Award. Dukungan ini akan memperkuat upaya konservasi dan perlindungan habitat orangutan Tapanuli yang kami lakukan di Ekosistem Batang Toru atau sering disebut Harangan Tapanuli.

Akses terhadap citra satelit, teknologi Observasi Bumi, dan pendampingan teknis akan membantu merela memantau perubahan tutupan hutan, mengidentifikasi ancaman terhadap habitat secara lebih cepat, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Teknologi ini menjadi pelengkap bagi kerja lapangan yang selama ini dilakukan bersama masyarakat, pemerintah, mitra, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat semakin memperkuat upaya menjaga Harangan Tapanuli sebagai habitat penting Orangutan Tapanuli dan berbagai keanekaragaman hayati lainnya, sekaligus mendukung pengelolaan ekosistem yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Julius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *