Tiga peneliti dari Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Andrit Yamesa, Soraya Masthura Hassan, Dela Andriani tahun 2022 membedah Tipologi Fasad Kawasan Pariwisata Ujong Blang.
Menurut para peneliti ini, Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memberikan peranan penting dalam perekonomian suatu wilayah. Pariwisata juga mendorong sektor-sektor lain seperti jasa, hunian, tenaga kerja untuk ikut berkembang bersama.
Kawasatan pariwisata Ujong blang merupakan kawasan pariwisata unggulan yang ada di Kota Lhokseumawe. Secara praktis pantai Ujong blang merupakan salah satu destinasi yang paling diminati masyarakat. Oleh karena itu kajian Tipologi terhadap Fasad kawasan tersebut perlu untuk dilakukan sebagai usaha pengembangan dan pelestarian kawasan tersebut sebagai kawasan pariwisata unggulan di Kota Lhokseumawe.
Varibel yang dipakai untuk menggali fasad kawasan pariwisata Ujong blang adalah delapan elemen perancangan kota. Data yang didapatkan dari identifikasi elemen perancangan kota tersebut akan dianalisa dengan menggunakan analisa SWOT untuk merumuskan strategi yang mutakhir dalam usaha pengembangan dan pelestarian kawasan tersebut.
Metode penelitian yang dipakai adalah Deskriptif Kuaitatif Eksplorasi. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi rujukan bagi pemerintah dalam pengembangan kawasan pariwisata Ujong blang sebagai kawasan pariwisata unggulan yang ada di Kota Lhokseumawe.
Pariwisata adalah salah satu sektor yang memegang peran penting dalam perekonomian suatu wilayah karena dianggap mampu memberikan dampak yang besar bagi pendapatan dan ekonomi suatu wilayah. Pariwisata juga mendorong sektor-sektor lain seperti jasa, hunian, tenaga kerja untuk ikut berkembang bersama.
Kota Lhokseumawe merupakan salah satu kota yang berada tepat ditengah di Provinsi Aceh bila dilihat secara geografis dari pantai Timur pulau Sumatera. Kota Lhokseumawe secara geografis merupakan daerah pesisir yang memiliki sumber daya wisata alam kepantaian atau tepi laut yang beragam.
Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Lhokseumawe tahun 2012-2032 pasal 37 ayat 1 tentang Objek Wisata menyebutkan bahwa objek wisata di Kota Lhokseumawe yang potensial dan telah mulai dimanfaatkan sebelumnya dapat dibedakan menurut bentuk objeknya. Yaitu wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Pariwisata merupakan salah satu kegiatan yang mampu menumbuhkan ekonomi dengan cepat terutama dalam menyediakan lapangan pekerjaan, peningkatan penghasilan, dan sebagai penggerak bagi sektor-sektor lainnya.
Salah satu objek wisata alam yang ada di Lhokseumawe yang menjadi destinasi unggulan masyarakat adalah wisata pantai Ujong Blang. Secara praktis Pantai Ujong Blang merupakan salah satu tempat yang paling diminati masyarakat, karena memiliki potensi wisata alam yang baik dengan hamparan pasir di pantai dan pemandangan lepas kearah laut serta beragamnya aktivitas masyarakat di pinggir pantai.
Ada beberapa kegiatan yang dapat menarik para pengunjung seperti berenang, menikmati kuliner, memancing, serta tarik pukat yang dilakukan penduduk setempat. Sehingga beragam aktivitas-aktivitas tersebut menjadikan pantai Ujong Blang sebagai destinasi wisata alam yang sudah dikenal ditingkat lokal wilayah Lhokseumawe maupun sekitarnya.
Namun dalam industri pariwisata, jumlah populasi wisatawan sifatnya fluktuatif. Jumlah kunjungan wisatawan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak terkendali, seperti kondisi ekonomi dan bencana alam. Tidak tetapnya jumlah pariwisata yang berkunjung ke Ujong Blang, menyebabkan daerah wisata ini terintegrasi dengan wilayah perkotaan permukiman Kota Lhokseumawe.
Dalam aspek arsitektural, sikap mengidentifikasi potensi wisata yang terintegrasi dengan wilayah perkotaan dan permukiman merupakan kondisi yang mempengaruhi kebijakan dalam menentukan identitas kepariwisataan.
Ide yang relevan terkait hal tersebut sebaiknya terlebih dahulu menilai elemen-elemen perancangan kota dari Hamid Shirvani terkait pemikirannya tentang elemen perancangan kota. Urban design berkepentingan dengan proses perwujudan ruang kota yang berkualitas tinggi dilihat dari kemampuan ruang tersebut di dalam membentuk pola hidup masyarakat urban yang sehat.
Untuk itu maka unsur-unsur arsitektur kota yang berpengaruh terhadap (proses) pembentukan ruang yang dimaksud harus diarahkan serta dikendalikan perancangannya sesuai dengan scenario pembangunan yang telah ditetapkan.
Unsur-unsur di atas, dikenal dengan istilah elemen rancang kota yang mendukung terbentuknya struktur visual kota serta terciptanya citra lingkungan. Shirvani mengklasifikasikan elemen urban design dalam delapan kategori yaitu sebagai berikut :
- Landuse (Tataguna Lahan) 2. Building form and Massing (Bentuk dan Masa bangunan) 3. Circulation and Parking (Sirkulasi dan Parkir) 4. Open space (Ruang terbuka) 5. Pedestrian Ways (Jalur pedestrian) 6. Activity support (Aktivitas pendukung kegiatan) 7. Signage (Tata tanda) 8. Preservation
Pemahaman terhadap ke-8 elemen tersebut akan dijadikan variabel untuk menilai sekaligus mengungkapkan fasad potensi kawasan wisata pantai Ujong Blang sebagai kawasan pariwisata unggulan di Kota Lhokseumawe.
Sebagai usaha dalam pengembangan dan pelestarian, diperlukan kajian yang mendalam tehadap ke-8 elemen tersebut. Salah satu analisa yang bisa diterapkan adalah analisa berbasis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) agar daerah pariwisata tersebut berkembang. Memiliki bentuk penataan yang terencana dan berkelanjutan dalam mempertahankan potensi yang ada. Dengan menggunakan analisa SWOT dalam melihat ke-8 variabel yang sudah ditetapkan digali karakteristik dari fasad wisata pantai Ujong Blang.
Berdasarkan data yang telah didapatkan dari hasil observasi lapangan menunjukkan, kawasan pariwisata Ujong blang memliki potensi pariwisata yang mumpuni. Namun kawasan tersebut masih belum tertata secara baik. Sehingga kawasan pariwisata Ujong blang membutuhkan pengelolaan terhadap aktivitas kepariwisataan yang khusus demi keberlangsungan kawasan tersebut sebagai kawasan wisata unggulan yang ada di Kota Lhokseumawe.
Kurangnya tata tanda dan penataan bangunan temporer yang ada di kawasan tersebut merupakan sebuah ancaman yang dapat memberikan dampak buruk pada kawasan tersebut. Selain itu, kondisi kawasan pantai Ujong blang yang bersentuhan langsung dengan permukiman penduduk, perkantoran, pusat perekonomian, dan sektor Pendidikan menyebabkan wilayah ini terintegrasi oleh hal-hal tersebut. Tetapi dibalik itu, kawasan pantai Ujong blang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata unggulan.
Strategi Pengembangan Potensi Kawasan Pariwisata Ujong Blang
Kekuatan yang dimaksud dari faktor internal adalah potensi yang berasal dari kawasan pantai Ujong blang itu sendiri. Pantai Ujong blang memiliki hamparan pasir putih dengan batuan besar yang terhampar sekitar pantai.
Pantai ini memliki arus atau ombak yang tidak membahayakan sehingga kawasan pariwisata Ujong blang memungkinkan untuk kegiatan bermain air, seperti berenang, berperahu, ataupun bermain Banana boat. Pada sore dan pagi hari pengunjung bisa menikmati sunset dan sunrise yang cukup bagus.
Selain itu, disepanjang pantai juga terdapat banyak masyarakat yang mendirikan warung kuliner. Pantai Ujong blang juga memiliki ruang terbuka yang mampu memberikan rasa aman kepada para pengunjung.
Namun dibalik kekuatan tadi, Pantai Ujong blang juga memiliki kelemahan. Kelemahan kawasan pantai ujong blang terletak pada tataguna lahan (Landuse). Kawasan pantai Ujong blang berdekatan dengan permukiman penduduk. Hal ini berdampak buruk pada kelestarian kawasan pantai Ujong blang sebagai kawasan wisata karena mempunyai kemungkinan akan terintegrasi oleh permukiman penduduk.
faktor dari luar yang dapat memberikan dampak positif pada pengembangan kawasan wisata Ujong blang. Kawasan pantai Ujong blang memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata unggulan, hal ini disebabkan karena kawasan pantai Ujong blang yang mudah diakses. Disepanjang pantai Ujong blang juga banyak terdapat pondok-pondok warga yang menjajakan kuliner khas aceh yang tentu saja mendukung kawasan tersebut sebagai kawasan wisata.
Selain itu, di kawasan pantai Ujong blang juga terdapat satu aktivitas warga yang selalu dilakukan setiap hari yang bisa menjadi daya Tarik wisatawan, yaitu kegiatan Tarik pukat. Kegiatan Tarik pukat merupakan kegiatan nelayan setempat yang menarik untuk disaksikan, sehingga jika dimanfaatkan akan menjadi dampak positif dalam pengembangan kawasan pariwisata Ujong blang.













