Topikseru.com, Makkah – Kabar terkini terkait, pergerakan jemaah Haji dari hotel-hotel di Kota Makkah menuju Arafah pada 8 Zulhijjah 1447 H/25 Mei 2026 akan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang pemberangkatan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada puncak ibadah haji.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, skema pemberangkatan tersebut dirancang agar mobilisasi jemaah dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar di tengah tingginya volume kendaraan yang bergerak menuju Arafah.
Pemberangkatan jemaah direncanakan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 23.00 waktu setempat, dengan tiga gelombang yakni pukul 07.00–11.00, 11.30–16.00, dan 16.00–23.00.
Dia menjelaskan, kepadatan di Makkah tidak hanya disebabkan oleh Jemaah Haji Indonesia, tetapi juga jutaan jemaah dari berbagai negara yang bergerak pada waktu bersamaan menuju Arafah.
“Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh jemaah untuk tetap bersabar, menunggu kedatangan bis. Jangan di luar, karena kalau di luar itu akan ada teguran dari pihak keamanan yang berada di Makkah,” ujarnya.
Selain itu, jemaah diminta tetap berkoordinasi dengan ketua regu, ketua rombongan, dan ketua kloter agar proses pemberangkatan berjalan sesuai jadwal.
Ia juga memastikan setiap bus yang mengangkut jemaah akan didampingi oleh mandub atau murshid dari syarikat guna memastikan tidak ada jemaah yang tersesat selama perjalanan.
Setibanya di Arafah, jemaah akan diterima oleh petugas syarikat serta PPIH Satgas Arafah di tenda-tenda yang telah disiapkan dengan fasilitas konsumsi tiga kali sehari, tenda ber-AC, toilet, kasur, bantal, dan selimut.
“Ini peningkatan layanan dan kemudian juga insyaAllah tahun ini lebih baik lagi karena syarikahnya juga sangat perhatian, cepat respon terhadap keluhan-keluhan yang kami temukan di lapangan mereka segera merespon,” tandasnya.












