Topikseru.com, Medan – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kebutuhan Hewan Kurban Medan mengalami peningkatan signifikan. Tahun ini, jumlahnya diperkirakan mencapai 10.586 ekor yang akan didistribusikan ke 21 kecamatan di Kota Medan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, mengatakan sapi masih menjadi hewan kurban yang paling banyak dibutuhkan pada tahun ini.
Dari total kebutuhan tersebut, sapi mendominasi dengan jumlah mencapai 7.091 ekor. Sementara kambing berada di posisi kedua dengan kebutuhan sebanyak 3.170 ekor.
Adapun kebutuhan kerbau untuk kurban tercatat sebanyak 105 ekor, sedangkan domba mencapai 220 ekor.
Menurut Untung, jumlah Kebutuhan Hewan Kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pada tahun lalu, jumlah hewan kurban tercatat sebanyak 9.635 ekor,” katanya.
Peningkatan kebutuhan hewan kurban tersebut dinilai sejalan dengan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Raya idul adha 2026.
Menjelang Idul Adha, Pemerintah Kota Medan juga mulai memperketat pengawasan kesehatan ternak yang dijual di berbagai lokasi penjualan hewan kurban.
Untung menegaskan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pendataan sekaligus pemeriksaan kesehatan hewan guna memastikan ternak layak dikurbankan dan bebas dari penyakit.
“Tim sedang turun melakukan pengawasan dan pendataan hewan kurban guna memastikan hewan kurban layak disembelih, termasuk bebas dari penyakit,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkot Medan juga mengintensifkan edukasi kepada pedagang dan masyarakat terkait standar hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat.
Pemerintah mengimbau masyarakat membeli hewan kurban dari penjual yang telah diperiksa petugas agar kualitas dan kesehatan ternak lebih terjamin menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.












