Purnawirawan Polisi Jadi Korban Tabrak Lari
Topikseru.com, Medan – Kabar duka datang dari dunia kepolisian. Mantan Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Raziman Tarigan, meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di kawasan Medan.
Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Melati Raya, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Rabu (22/4/2026) malam.
- Empat Guru di Deli Serdang Mengaku Jadi Korban Yayasan dan Bantah Terlibat Korupsi Dana BOS, Minta Keadilan ke Presiden Prabowo
- Pesawat Saudi Airlines Sempat Gangguan di Kualanamu, 380 Jemaah Haji Tiba Selamat di Madinah
- Kompol DK Akhirnya Jalani Patsus Usai Viral Video Diduga Asusila dan Gunakan "Pod Getar"
Ditabrak dari Belakang, Pelaku Kabur
Kasatlantas Polrestabes Medan, Sri Lestari Widodo, membenarkan insiden tersebut.
Ia menjelaskan, Raziman Tarigan saat itu mengendarai sepeda motor jenis ATV dari arah barat menuju timur.
“Di lokasi kejadian, korban ditabrak dari belakang oleh pengendara lain hingga terjatuh,” ujarnya.
Setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran.
Korban Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan pelipis.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
“Korban sempat tidak sadarkan diri dan meninggal dunia setelah mendapat penanganan,” kata Sri Lestari.
Polisi Selidiki dan Periksa CCTV
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku.
Sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian, termasuk rekaman kamera pengawas.
“Penyidik sedang memeriksa CCTV di sekitar lokasi untuk melacak pelaku,” jelasnya.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati serta bertanggung jawab jika terjadi kecelakaan, termasuk tidak meninggalkan korban di lokasi.
Kematian Brigjen Pol (Purn) Raziman Tarigan akibat tabrak lari menambah daftar panjang kasus kecelakaan lalu lintas di Medan.
Pihak kepolisian kini terus memburu pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.












