TOPIKSERU.COM, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan orang-orang yang ingin ikut berpartisipasi di dalam pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto harus mendapatkan apresiasi.
“Tetapi semuanya akan tergantung kepada Presiden yang akan mengambil keputusan, karena ini adalah pemerintahan presidensial,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/9).
Menurutnya, orang-orang yang ingin berpartisipasi dalam pemerintahan Prabowo itu juga terdiri dari orang-orang ahli. Mereka, kata dia, ingin memberikan bakti kepada bangsa dan negara Indonesia.
- Empat Guru di Deli Serdang Mengaku Jadi Korban Yayasan dan Bantah Terlibat Korupsi Dana BOS, Minta Keadilan ke Presiden Prabowo
- Presiden Prabowo Sentil Eksportir Sawit dan Batu Bara yang Simpan Devisa Ekspor di Luar Negeri
- Prabowo Subianto Sebut Negara Akan Terima Rp 49 Triliun dari Rekening Tak Bertuan Koruptor
Dalam hal tersebut, Prabowo juga akan memberikan perhatian terhadap para relawan yang telah berjuang bersama Prabowo dan Gibran pada Pilpres 2024.
“Tentu tentu saja mereka-mereka yang berjuang mendapatkan pandangan dari presiden dan wakil presiden,” katanya.
Selain itu, dia mengatakan bahwa nama-nama nomenklatur kementerian pada kabinet pemerintahan Prabowo pun hingga saat ini masih belum pasti.
Menurut dia, nama-nama yang muncul masih bersifat timbul dan tenggelam. Prabowo pun sejauh ini masih mendengar masukan dari berbagai macam ahli, mulai dari ahli hukum, tata negara, hingga praktisi pemerintahan.
“Nama-nama kementerian dan nomenklatur kementerian nanti akan diumumkan oleh presiden terpilih setelah dilantik pada tanggal 20 Oktober. Tunggu, sabar,” katanya.












